
Ilustrasi orang yang terlalu mementingkan jumlah likes atau suka di media sosial. /Sumber foto: freepik/hryshchyshen
JawaPos.com - Orang yang terlalu memperhatikan jumlah "likes" di media sosial seringkali menemukan diri mereka tenggelam dalam dunia yang didominasi oleh ekspektasi online.
Mereka cenderung membawa sifat-sifat tertentu yang mencerminkan ketergantungan mereka pada persetujuan virtual.
Dilansir dari Hack Spirit pada Rabu (8/5), terdapat 8 ciri kepribadian orang yang terlalu mementingkan jumlah suka di media sosial.
Dengan memahami ciri-ciri ini, kita dapat lebih memahami dinamika yang ada di balik perilaku online yang terlalu fokus pada jumlah "likes" atau suka di media sosial.
1. Ingin mendapatkan persetujuan
Bagi mereka yang terlalu fokus pada pembentukan citra dan penerimaan di media sosial, keinginan untuk mendapatkan persetujuan ini menjadi obsesi yang mendefinisikan identitas mereka.
Media sosial menjadi tempat yang tidak terbatas untuk mendapatkan validasi. Setiap "likes" atau komentar dianggap sebagai bentuk persetujuan yang meningkatkan rasa harga diri dan nilai diri mereka sendiri.
Mereka terperangkap dalam keyakinan bahwa nilai dan keberhasilan mereka tergantung pada popularitas dan penerimaan di media sosial.
2. Perfeksionis
Dalam konteks media sosial, perfeksionis terjadi ketika seseorang berusaha keras untuk memastikan setiap konten yang mereka bagikan terlihat sempurna dan mendapat banyak jumlah suka dan pujian.
Sebagai contoh, seseorang menghabiskan banyak waktu untuk mengedit foto agar terlihat sempurna sebelum diposting.
Namun, obsesi terhadap kesempurnaan ini seringkali menyebabkan stres dan kecemasan yang berlebihan, dan bisa membuat seseorang kehilangan keautentikan dalam berinteraksi dengan orang lain secara online.
3. Gemar membandingkan diri sendiri dengan orang lain
Orang-orang yang terlalu fokus pada jumlah "likes" sering kali merasa kurang puas atau tidak berharga jika postingan mereka tidak mendapat respons yang diinginkan, atau jika mereka melihat bahwa postingan orang lain mendapat lebih banyak perhatian.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
