Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Mei 2024 | 23.19 WIB

Orang yang Terlalu Mementingkan Jumlah Likes di Media Sosial Biasanya Memiliki 8 Ciri Kepribadian Berikut

Ilustrasi orang yang terlalu mementingkan jumlah likes atau suka di media sosial. /Sumber foto: freepik/hryshchyshen - Image

Ilustrasi orang yang terlalu mementingkan jumlah likes atau suka di media sosial. /Sumber foto: freepik/hryshchyshen

JawaPos.com - Orang yang terlalu memperhatikan jumlah "likes" di media sosial seringkali menemukan diri mereka tenggelam dalam dunia yang didominasi oleh ekspektasi online.

Mereka cenderung membawa sifat-sifat tertentu yang mencerminkan ketergantungan mereka pada persetujuan virtual.

Dilansir dari Hack Spirit pada Rabu (8/5), terdapat 8 ciri kepribadian orang yang terlalu mementingkan jumlah suka di media sosial.

Dengan memahami ciri-ciri ini, kita dapat lebih memahami dinamika yang ada di balik perilaku online yang terlalu fokus pada jumlah "likes" atau suka di media sosial.

1. Ingin mendapatkan persetujuan

Bagi mereka yang terlalu fokus pada pembentukan citra dan penerimaan di media sosial, keinginan untuk mendapatkan persetujuan ini menjadi obsesi yang mendefinisikan identitas mereka.

Media sosial menjadi tempat yang tidak terbatas untuk mendapatkan validasi. Setiap "likes" atau komentar dianggap sebagai bentuk persetujuan yang meningkatkan rasa harga diri dan nilai diri mereka sendiri.

Mereka terperangkap dalam keyakinan bahwa nilai dan keberhasilan mereka tergantung pada popularitas dan penerimaan di media sosial.

2. Perfeksionis

Dalam konteks media sosial, perfeksionis terjadi ketika seseorang berusaha keras untuk memastikan setiap konten yang mereka bagikan terlihat sempurna dan mendapat banyak jumlah suka dan pujian.

Sebagai contoh, seseorang menghabiskan banyak waktu untuk mengedit foto agar terlihat sempurna sebelum diposting.

Namun, obsesi terhadap kesempurnaan ini seringkali menyebabkan stres dan kecemasan yang berlebihan, dan bisa membuat seseorang kehilangan keautentikan dalam berinteraksi dengan orang lain secara online.

3. Gemar membandingkan diri sendiri dengan orang lain

Orang-orang yang terlalu fokus pada jumlah "likes" sering kali merasa kurang puas atau tidak berharga jika postingan mereka tidak mendapat respons yang diinginkan, atau jika mereka melihat bahwa postingan orang lain mendapat lebih banyak perhatian.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore