Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 April 2024 | 23.58 WIB

Kenali 6 Tanda Anda Sulit Menerima Cinta Usai Mengalami Trauma Masa Lalu, Salah Satunya Anda Selalu Menyalahkan Diri Sendiri

Ilustrasi seorang perempuan yang merenung dan merasa sulit menerima cinta usai mengalami trauma masa lalu. (Sumber foto: freepik/freepic.diller) - Image

Ilustrasi seorang perempuan yang merenung dan merasa sulit menerima cinta usai mengalami trauma masa lalu. (Sumber foto: freepik/freepic.diller)

JawaPos.com - Memahami tantangan yang dihadapi oleh individu yang telah mengalami trauma emosional atau fisik dalam menerima cinta adalah langkah penting dalam proses pemulihan.

Beberapa tanda akan muncul yang menunjukkan adanya kesulitan dalam menerima dan mengakui cinta sejati setelah mengalami trauma masa lalu.

Dilansir dari The Minds Journal pada Selasa (23/4), terdapat 6 tanda yang menunjukkan bahwa Anda sulit menerima cinta usai mengalami trauma masa lalu.

Dengan mengidentifikasi tanda-tanda ini, Anda dapat memulai perjalanan untuk menyembuhkan diri dan membangun hubungan yang sehat dan berarti dalam kehidupan Anda.

1. Sulit merasa tenang dan bahagia dalam hubungan

Trauma saat menjalani hubungan toksik sebelumnya bisa memengaruhi cara Anda merasakan dan mempercayai dalam hubungan romantis di masa depan.

Meskipun pasangan baru benar-benar merupakan orang yang baik dan mencintai Anda dengan sungguh-sungguh, Anda  masih merasa sulit untuk bahagia dan tenang karena pengalaman masa lalu membuat Anda sulit mempercayai dan melepaskan diri.

Hal ini bisa membuat Anda selalu meragukan niat baik pasangan, sulit menerima pujian, dan selalu takut bahwa mereka akan melakukan hal buruk yang sama pada Anda yang trrjadi di masa lalu.

2. Cenderung bergantung pada pasangan, atau bahkan selalu menjauh darinya

Ketika seseorang mengalami kecemasan akan penelantaran, responsnya bisa berbeda-beda.

Beberapa orang cenderung sangat melekat pada pasangan mereka, menjadikannya merasa takut kehilangan padangan, dan harus terus menerus memerlukan perhatian dan kehadiran pasangan.

Sedangkan yang lain, cenderung menjauh dari pasangan mereka. Hal ini karena mereka takut untuk terluka atau tidak ingin terlalu tergantung pada orang lain.

Jadi, terdapat dua respons yang berbeda saat seseorang mengalami trauma dalam hubungan masa lalu.

3. Emosi tidak stabil

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore