
Ilustrasi retaknya hubungan INFP akibat kesalahan yang sering dilakukannya pada pasangan mereka. (freepik/drobotdean)
JawaPos.com - Dalam hubungan romantis, setiap tipe kepribadian memiliki kecenderungan dan pola perilaku yang khas.
Bagi individu dengan kepribadian INFP (Introvert, Intuitive, Feeling, Perceiving), pengalaman cinta sering kali dipenuhi dengan keindahan, kehangatan, dan kedalaman emosi.
Namun, seperti halnya setiap hubungan, ada juga tantangan yang dihadapi. Dilansir dari Personality Hacker pada Rabu (27/3), terdapat 3 kesalahan yang sering dilakukan oleh INFP pada pasangan dan dalam hubungan mereka.
Meskipun penuh dengan kasih sayang dan kepedulian, kesalahan-kesalahan ini dapat menjadi pemicu retaknya hubungan.
1. Menghindari konflik daripada menyelesaikannya
Bagi INFP, konflik adalah sesuatu yang sangat menekan dan biasanya mereka tidak akan menghadapinya secara langsung kecuali jika salah satu nilai yang mereka pegang sangat terancam.
Mereka cenderung mengabaikan atau menekan luka-luka kecil atau hal-hal yang tidak terlihat dalam jangka waktu yang lama.
Hal ini disebabkan oleh keinginan mereka untuk melihat hal terbaik dari pasangan mereka dan keinginan untuk menghindari konflik yang tidak perlu.
Namun, masalahnya adalah bahwa seiring berjalannya waktu, hal ini dapat menyebabkan akumulasi perasaan sakit hati, frustrasi, dan perilaku pasif-agresif.
Dengan menekan luka-luka tersebut, INFP bisa merasa terbebani secara emosional dan hal ini dapat mempengaruhi hubungan mereka dengan pasangan secara negatif jika tidak ditangani dengan baik.
2. INFP cenderung tertutup pada persaan mereka, sehingga menjadikan pasangan mereka merasa bingung terkait persaan terhadapnya
INFP memiliki kecenderungan untuk menjadi pribadi yang misterius dan sulit ditebak. Mereka memiliki dunia dalam yang kaya dan penuh warna, dipenuhi dengan cerita, fantasi, harapan, dan impian.
Namun, mereka tidak selalu merasa perlu untuk membagikan dunia dalam mereka dengan orang lain. Mereka cenderung menjaga perasaan mereka secara pribadi, terutama pada awal hubungan.
Mereka juga enggan untuk mengungkapkan pikiran atau perasaan mereka secara langsung. Selain iti, mereka juga membutuhkan banyak waktu dan ruang untuk memproses pikiran dan perasaan mereka, dan mereka cenderung menikmati kesendirian dan ketenangan.
Meskipun hal-hal ini tidak selalu buruk, namun mereka bisa membuat pasangan merasa bingung tentang posisi mereka dalam hubungan.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
