Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Maret 2024 | 15.05 WIB

3 Kesalahan yang Sering Dilakukan INFP Pada Pasangan Mereka, Jadi Salah Satu Alasan Retaknya Hubungan

Ilustrasi retaknya hubungan INFP akibat kesalahan yang sering dilakukannya pada pasangan mereka. (freepik/drobotdean) - Image

Ilustrasi retaknya hubungan INFP akibat kesalahan yang sering dilakukannya pada pasangan mereka. (freepik/drobotdean)

JawaPos.com - Dalam hubungan romantis, setiap tipe kepribadian memiliki kecenderungan dan pola perilaku yang khas.

Bagi individu dengan kepribadian INFP (Introvert, Intuitive, Feeling, Perceiving), pengalaman cinta sering kali dipenuhi dengan keindahan, kehangatan, dan kedalaman emosi.

Namun, seperti halnya setiap hubungan, ada juga tantangan yang dihadapi. Dilansir dari Personality Hacker pada Rabu (27/3), terdapat 3 kesalahan yang sering dilakukan oleh INFP pada pasangan dan dalam hubungan mereka.

Meskipun penuh dengan kasih sayang dan kepedulian, kesalahan-kesalahan ini dapat menjadi pemicu retaknya hubungan. 

1. Menghindari konflik daripada menyelesaikannya

Bagi INFP, konflik adalah sesuatu yang sangat menekan dan biasanya mereka tidak akan menghadapinya secara langsung kecuali jika salah satu nilai yang mereka pegang sangat terancam.

Mereka cenderung mengabaikan atau menekan luka-luka kecil atau hal-hal yang tidak terlihat dalam jangka waktu yang lama.

Hal ini disebabkan oleh keinginan mereka untuk melihat hal terbaik dari pasangan mereka dan keinginan untuk menghindari konflik yang tidak perlu.

Namun, masalahnya adalah bahwa seiring berjalannya waktu, hal ini dapat menyebabkan akumulasi perasaan sakit hati, frustrasi, dan perilaku pasif-agresif.

Dengan menekan luka-luka tersebut, INFP bisa merasa terbebani secara emosional dan hal ini dapat mempengaruhi hubungan mereka dengan pasangan secara negatif jika tidak ditangani dengan baik.

2. INFP cenderung tertutup pada persaan mereka, sehingga menjadikan pasangan mereka merasa bingung terkait persaan terhadapnya

INFP memiliki kecenderungan untuk menjadi pribadi yang misterius dan sulit ditebak. Mereka memiliki dunia dalam yang kaya dan penuh warna, dipenuhi dengan cerita, fantasi, harapan, dan impian.

Namun, mereka tidak selalu merasa perlu untuk membagikan dunia dalam mereka dengan orang lain. Mereka cenderung menjaga perasaan mereka secara pribadi, terutama pada awal hubungan.

Mereka juga enggan untuk mengungkapkan pikiran atau perasaan mereka secara langsung. Selain iti, mereka juga membutuhkan banyak waktu dan ruang untuk memproses pikiran dan perasaan mereka, dan mereka cenderung menikmati kesendirian dan ketenangan.

Meskipun hal-hal ini tidak selalu buruk, namun mereka bisa membuat pasangan merasa bingung tentang posisi mereka dalam hubungan.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore