
Ilustrasi pasangan. (Freepik)
JawaPos.Com – Tradisi menghitung weton sudah menjadi kepercayaan masyarakat Jawa. Selain dipercaya dapat mengetahui watak atau sifat seseorang. Weton juga dapat digunakan untuk meramal masa depan, masa tanam, masa panen, perubahan musim, sampai dengan perhitungan perjodohan.
Menurut kepercayaan zaman dahulu, weton jodoh digunakan untuk menghitung kecocokan dan keserasian antar pasangan berdasarkan tanggal lahir keduanya sebelum menikah. Oleh sebab itu dikenal primbon ramalan jodoh dalam tradisi masyarakat Jawa, dan primbon ini merupakan salah satu primbon yang dianggap penting.
Ada perjodohan yang membawa pengaruh baik, ada pula perjodohan yang membawa pengaruh buruk. Masyarakat Jawa mempercayai bahwa leluhur mereka telah mempunyai suatu perhitungan atau petung yang secara khusus digunakan untuk meramalkan suatu perjodohan, hal ini bertujuan untuk membaca dan meramalkan kehidupan kedua calon pasangan tersebut setelah menjalani kehidupan rumah tangga, sebagai suatu bentuk harapan untuk mendapatkan atau mencapai kehidupan rumah tangga yang harmonis, bahagia dan sejahtera.
Perhitungan atau petung ramalan jodoh yang digunakan biasanya tidak hanya satu, melainkan ada beberapa petung yang biasa digunakan, sehingga akan diperoleh beberapa kesimpulan yang menandakan cocok atau tidaknya pasangan tersebut.
Meski demikian, jika ternyata didapat suatu hasil ramalan perjodohan yang kurang baik pun tetap ada solusi untuk mengantisipasinya, biasanya adalah dengan mencarikan hari baik pada saat akad nikahnya yang bertujuan untuk menetralisir pengaruh buruk dari perjodohan tersebut.
Ramalan jodoh ini dihitung berdasarkan 6 petung perjodohan dari kitab primbon Betaljemur Adammakna yang disusun oleh Kangjeng Pangeran Harya Tjakraningrat. Pada masa lalu, petung perjodohan ini cukup populer dan seringkali dijadikan patokan atau panduan dalam mencari jodoh. Hasil ramalan bisa saja saling bertentangan pada setiap petung. Hasil ramalan yang positif dapat mengurangi pengaruh ramalan yang negatif, begitu pula sebaliknya.
Dilansir dari Primbon.com, jika ingin mengetahui hasil ramalan jodoh bisa menggunakan hasil dari Primbon Ramalan Jodoh 6 Macam Petung. Untuk melihat sejauh mana kecocokan jodoh anda, pertama anda harus mengetahui weton tanggal lahir anda dan pasangan, kemudian lihat nilai neptunya pada tabel dibawah ini.
Neptu Hari
Minggu: 5
Senin: 4
Selasa: 3
Rabu: 7
Kamis: 8
Jumat: 6
Sabtu: 9
Neptu Pasaran
Wage: 4
Kliwon: 8
Legi: 5
Pahing: 9
Pon: 7
Kemudian hitung jumlah neptu hari lahir menurut Weton Jawa tersebut.
Sebagai contoh, jika Anda lahir pada Minggu Wage, maka neptunya adalah 5+4 = 9.
Hitung neptu hari lahir pasangan dengan cara sama, kemudian jumlahkan kedua neptu Anda dan pasangan. Jika hasilnya sudah didapatkan, bagi angka tersebut dengan angka 7.
Lihat angka yang tersisa dan sesuaikan hasilnya dengan tafsir di bawah ini.
Sisa 1, Wasesa Segara

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
