
Ilustrasi selalu mimpi orang yang sama saat tidur./ freepik/meuwmanita
JawaPos.com – 15 Maret menjadi momen diperingatinya World Sleep Day atau Hari Tidur Sedunia untuk meningkatkan kesadaran global terhadap pentingnya memiliki tidur yang berkualitas dan membantu mereka yang memiliki masalah tidur yang serius.
Dilansir melalui NDTV, Hari tidur sedunia adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh World Sleep Society yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya tidur dan pencegahan serta pengelolaan gangguan tidur.
Ini berguna untuk mendidik orang-orang di seluruh dunia tentang pentingnya tidur serta mengubah cara orang memandang dan mengalami tidur dengan memberi mereka sumber daya berharga untuk membantu mereka dalam kehidupan sehari-hari.
Sejarah Hari Tidur Sedunia
Dilansir melalui Day Soft The Year, Hari tidur sedunia diselenggarakan sudah sejak tahun 2008, perayaan ini berfokus pada berbagai masalah yang berkaitan dengan tidur, obat tidur, Pendidikan tentang tidur dan efek sosial yang dapat ditimbulkan oleh kurang tidur pada kehidupan sehari-hari dari yang ringan hingga parah.
Diselenggarakan oleh Komite Hari Tidur Sedunia dari World Slepp Society, penetapan hari ini dimulai oleh sekelompok professional dan penyedia Kesehatan yang belajar di bidang obat tidur dan penelitian tidur.
Hari Tidur Sedunia juga menyatukan orang-orang, baik penyedia layanan Kesehatan untuk mendiskusikan masalah tidur, membantu menemukan Solusi dan mencegah masalah tidur bagi mereka yang belum memilikinya.
Dokter seperti Liborio Parrino, MD Italia dan Antonio Culebras, MD adalah anggota bersama pertama Hari Tidur Sedunia dan membantu menciptakan Masyarakat tidur dunia.
Sebuah organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk mendanai penelitian untuk masalah tidur yang selalu terjadi di dunia saat ini.
World Sleep Society bekerja dengan berbagai organisasi berita untuk membantu mereka menyebarkan berita dan melaporkan tentang efek tidur pada kehidupan sehari-hari. Ini semua tentang menyebarkan berita dan memberi tahu orang-orang dimana mencari bantuan.
Menurut American Sleep Association, lebih dari 50 hingga 70 juta orang memiliki beberapa jenis gangguan tidur, lebih dari 25 juta mengalami apnea dan masalah yang paling sering dilaporkan adalah insomnia (ketidakmampuan untuk tidur sama sekali atau untuk malam penuh).
Cara Merayakan Hari Tidur Sedunia
Untuk menikmati Hari Sedunia sangatlah mudah, hanya melakukan beberapa upaya ini untuk bergerak menuju tidur yang sehat dan dapat mengubah hidup menjadi lebih baik.
1. Tidur Siang
Rayakan Hari Tidur Sedunia dengan mengambil hari libur atau cuti dan tidurlah selama yang anda mau atau dapat dilakukan dengan cara yang kurang ektrem yaitu mencoba tidur siang selama 20 menit saat istirahat makan siang di tempat kerja.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
