
Ilustrasi seorang perempuan pekerja remote yang sedang duduk di depan komputer./ (Freepik)
JawaPos.com – Di era modern ini, duduk menjadi bagian tak terelakkan dari kehidupan banyak orang, termasuk para pekerja remote.
Bekerja dari rumah, meskipun menawarkan fleksibilitas, dapat menjebak kita dalam kebiasaan duduk berjam-jam di depan komputer tanpa banyak bergerak.
Bahkan, dengan remote working atau bekerja dari rumah yang makin menjamur, muncul sebuah kepercayaan bahwa duduk adalah kebiasaan baru yang mematikan.
Hal ini mungkin terdengar menakutkan, tetapi penelitian ilmiah menunjukkan bahwa hal itu bukan omong kosong belaka.
Faktanya, duduk dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis dan bahkan kematian dini.
Dampak Mengerikan Duduk Berlama-lama
Dilansir dari laman News Medical & Life Science, Minggu (10/3), sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal American Journal of Epidemiology pada tahun 2010 menunjukkan bahwa risiko kematian bagi orang yang duduk lebih dari enam jam per hari, 40 persen lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang duduk kurang dari tiga jam per hari.
Risiko ini bahkan meningkat hingga 48 persen pada pria dan 96 persen pada wanita. Duduk dalam waktu lama bagaikan bom waktu yang siap meledak dalam tubuh. Kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti:
1. Meningkatkan Risiko Penyakit jantung
Menurut pendapat Edward R. Laskowski, M.D. seorang ahli dari Mayo Clinic, duduk dapat meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida, serta menurunkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik). Hal ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
2. Meningkatkan Risiko Diabetes tipe 2
Dilansir dari Mayo Clinic, duduk dapat meningkatkan resistensi insulin, yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2. Gula darah yang tidak terkontrol dapat merusak organ vital dan menyebabkan komplikasi serius.
3. Meningkatkan Risiko Kanker
Duduk dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal, payudara, dan endometrium. Sel-sel abnormal berkembang biak tanpa terkendali, mengancam kesehatan dan kehidupan Anda.
4. Meningkatkan Risiko Obesitas

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
