
PAHAMI PERASAAN ANAK: Setiap anak memiliki ambang batas rasa marah, sedih, kesal, dan cemas yang berbeda-beda. Hindari nge-prank anak yang membuatnya ketakutan atau merah luar biasa. Jika itu terjadim, segera minta maaf dan beri pelukan menenangkan. (Foto
JawaPos.com - Rasa sedih dan kesepian dapat menyergap seseorang kala waktu liburan usai. Fenomena ini dikenal sebagai post-holiday blues atau bisa juga sebagai sindrom usai liburan, dikutip dari ANTARA.
“Setelah acara seru seperti liburan, sering kali muncul perasaan kecewa atau kecewa,” kata psikolog klinis di Lenox Hill Hospital, New York City Naomi Torres-Mackie, PhD, seperti disiarkan Health.
Menurut dia, hampir ada perasaan penarikan emosional dari keceriaan liburan. Ada perasaan jangka pendek yang dialami individu setelah liburan, termasuk kesedihan, kesepian, kelelahan, kekecewaan, kelesuan, tekanan mental, atau bahkan ketakutan akan masa mendatang.
Pemicu kesedihan usai liburan pasca-liburan dapat bervariasi dari orang ke orang, menurut co-director Johns Hopkins Anxiety Disorders Clinic Paul Nestadt, MD Beberapa orang mungkin bermasalah dengan liburan itu sendiri seperti harapan yang terlampau besar dan beban keuangan.
Orang-orang selama liburan mungkin menerima dorongan dopamin dan serotonin, dua hormon perasaan senang, setelah menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga. Tapi, liburan berakhir, suasana hati juga ikut meningkat.
Akhir musim liburan yang tiba-tiba juga bisa terasa membingungkan, dan bisa memicu perasaan sedih setelah liburan.
"Ada kelelahan perjalanan, atau salah satu aspek dari gangguan kenormalan yang dibawa oleh liburan. Ini semua bisa sulit untuk diatasi," kata Nestadt.
Lalu kapan masalah ini bisa jadi sesuatu yang lebih serius? Gejala-gejala kesedihan usai liburan termasuk kesedihan, kurangnya motivasi, gangguan tidur, atau lekas marah bisa mirip dengan depresi klinis, menurut Torres-Mackie. Jadi, menurut dia, penting untuk melacak berapa lama seseorang merasakan hal ini setelah liburan.
Jika perasaan sedih setelah liburan mulai memengaruhi fungsi harian seperti seperti membuat dia sulit bangun dari tempat tidur, pergi bekerja atau sekolah, meninggalkan rumah, menghabiskan waktu bersama orang lain, atau menyelesaikan tugas-tugas kecil, mungkin ada baiknya dia berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
