
Ilustrasi Kepribadian INFJ./Pexel
JawaPos.com - INFJ adalah akronim dari introvert, intuitive, feeling, and judging. Istilah INFJ ini sering digunakan untuk membedakan salah satu jenis kepribadian dari 16 jenis kepribadian dalam tes MBTI.
Beberapa orang atau komunitas mungkin mengkategorikan kepribadian dalam beberapa tipe, salah satunya adalah MBTI. MBTI adalah kependekan dari "Myers-Briggs Type Indicator."
Ini adalah salah satu alat pengukuran kepribadian yang paling terkenal dan digunakan secara luas. Alat ini didasarkan pada teori yang dikembangkan oleh psikolog Carl Jung mengenai tipe kepribadian.
Istilah INFJ ini belum familiar di telinga masyarakat, sehingga banyak yang belum mengetahui apa itu INFJ. INFJ adalah hasil yang menunjukkan bahwa Anda memiliki tipe kepribadian yang digambarkan sebagai Introvert, Intuitive, Feeling, dan Judging.
Orang yang memiliki tipe kepribadian ini memiliki karakteristik yang sangat unik, yang membantu mereka menonjol dari orang lain.
INFJ bisa jadi perfeksionis, dan mereka mungkin merasa disalahpahami oleh orang lain.
Mereka mungkin juga sensitif secara emosional terhadap orang-orang di sekitar mereka dan berjuang untuk menemukan tempat mereka di dunia yang tidak selalu memahami sudut pandang unik mereka.
Berikut ini dikutip dari Psychology Junkie sabtu (10/2), adalah sisi buruk atau sisi negatif dari kepribadian INFJ.
1. Keras kepala
Huruf J pada INFJ adalah Judging, dan ini termasuk sisi buruk dalam kepribadian INFJ. INFJ mampu bersikap spontan, tetapi ada kalanya tidak bisa memikirkan ide baru.
INFJ adalah seseorang yang keras kepala, kadang keputusan yang diambilnya di awal harus tetap mengikutinya dan tidak ada yang bisa merubahnya.
2. Belum dewasa
Mungkin mereka telah dimanja sepanjang hidup mereka, mungkin mereka telah dilayani dan dimanjakan. Jika demikian, mereka kurang memiliki kedewasaan yang didapat melalui perjuangan dan pertumbuhan pribadi.
3. Mudah stres
Ketika INFJ sangat stres, mereka tidak dapat menggunakan proses mentalnya sebaik mungkin. Mereka mengalami stres yang mencekram dan bisa menjadi sangat impulsif dan ceroboh.
4. Merasa lebih baik dari yang lain
Ketika mereka akhirnya menemukan bahwa ada jawaban untuk semua kebingungan mereka, mereka bisa beralih terlalu jauh ke arah lain dan mulai percaya bahwa mereka adalah orang yang berempati, tipe kepribadian terbaik, paling berwawasan luas.
Mereka mulai memandang rendah orang biasa (tipe kepribadian lain yang lebih umum) dan memberikan kesan berpura-pura dan sombong (sejujurnya, tidak terlalu berempati atau berwawasan luas).
5. Perfeksionis
INFJ cenderung memiliki gambaran yang mendetail dan bernuansa dalam pikiran mereka tentang tampilan proyek yang mereka inginkan. Mereka adalah visioner dengan impian dan standar idealis.
