Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Januari 2024 | 19.00 WIB

Mengetahui Urutan Kelahiran Sulung, Tengah, atau Bungsu Dapat Menentukan Kepribadian Seseorang

Urutan kelahiran mempengaruhi kepribadian seseorang. (Pexel)

JawaPos.com - Setiap orang terlahir dengan kepribadian unik mereka masing-masing. Hal ini meliputi perilaku, pola pikir, serta bagaimana mereka berusaha mengungkapkan emosi yang mereka rasakan. 

Seorang dokter medis, psikoterapis, dan peneliti Austria Alfred Adler pertama kali menemukan teori urutan kelahiran pada abad ke-20. Secara sederhana urutan kelahiran merujuk pada urutan seorang anak ketika dilahirkan dalam keluarga. 

Dalam teori ini berusaha mengungkapkan hubungan urutan kelahiran dapat mempengaruhi perkembangan kepribadian dalam diri anak. Kepribadian ini diperoleh dari kebiasaan yang umum yang  terjadi dan dipengaruhi pola asuh orang tua mereka.

Melansir The Oxford Student, berikut ini beberapa ciri kepribadian berdasarkan urutan kelahiran.

1. Anak sulung

Anak sulung biasanya berhubungan dengan sejumlah prestasi dan pemimpin yang dapat diandalkan. Mereka cenderung ambisius, perfeksionis, keras kepala, dan blak-blakan. 

Hal itu dipengaruhi oleh ekspektasi tinggi yang diberikan oleh pengasuh dan anggota keluarga. Siap perfeksionis sendiri tercermin dari nilai akademik, olahraga, hingga karier mereka di masa depan.

Sebagai saudara tertua, mereka cenderung berorientasi pada keluarga dan memegang tanggung jawab sebagai pelindung bagi adik-adiknya, membuat mereka kerap mendapat sebutan sebagai orang tua ketiga atau pengasuh. 

Anak-anak ini juga memiliki standar yang tinggi dibanding saudara lainnya. Mereka diharapkan menjadi sosok panutan yang baik. Dalam banyak hal, anak sulung menjadi orang pertama yang melakukan segalanya, seperti belajar mengemudi, keluar rumah hingga larut malam, hingga pergi ke pesta. 

2. Anak tengah

Anak tengah sering bersinggungan sebagai anak-anak yang terlupakan. Hal ini didukung adanya sindrom anak tengah yang juga diciptakan Adler. Ia berpendapat bahwa anak tengah sering merasa kesal karena tidak menerima perhatian yang sama dengan saudara lainnya. Namun, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung hal ini.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore