Ambivert, perpaduan antara ekstrovert dan introvert
JawaPos.com – Kita sudah tidak asing dengan dua kepribadian Introvert dan Ekstrovert. Namun, apakah kita sudah tahu bahwa ada satu kepribadian lagi yang dinamakan Ambivert.
Mudahnya, Seorang ambivert mengacu pada seseorang yang menunjukkan keseimbangan yang kuat antara kecenderungan introvert dan ekstrovert.
Dilansir dari Choosing Therapy (29/1), Orang dengan kepribadian ambivert mungkin merasa nyaman dalam situasi sosial dan saat sendirian. Namun, mungkin juga mendapati bahwa kecenderungan mereka berubah berdasarkan situasi atau keadaan emosi mereka sendiri. Kemungkinan besar banyak orang yang dianggap ambivert.
Menurut Carl Jung, Introvert cenderung merasa bersemangat ketika menghabiskan waktu sendirian atau dalam kelompok kecil. Mereka cenderung lebih tenang dan pendiam.
Sedangkan, orang ekstrovert mendapatkan energi dengan menghabiskan waktu di lingkungan sosial. Mereka cenderung lebih ramah dan menikmati penyelesaian masalah dengan orang lain.
Meskipun demikian, ciri-ciri kepribadian pada dasarnya tidak tetap atau kaku. Ambivert, dalam banyak hal berada di tengah-tengah spektrum ini dan mereka mungkin berubah antara menjadi lebih introvert dalam beberapa situasi dan menjadi lebih ekstrovert dalam situasi lain.
Seorang dengan kepribadian ambivert mungkin terhubung dengan perasaan bersemangat baik oleh dirinya sendiri maupun saat bersama dengan orang lain.
Ambivert mungkin menyadari bahwa mereka cenderung lebih introvert pada waktu-waktu tertentu, seperti saat bersama orang baru atau berada di tempat kerja. Namun, mereka mungkin menjadi ekstrovert di waktu lain seperti saat bersama keluarga atau orang terdekat.
Ambivert mungkin pemalu atau mudah bergaul, meskipun sifat-sifat ini juga bisa berubah-ubah. Meskipun setiap individu unik, ambivert cenderung memiliki tema yang sama.
Di bawah ini sepuluh tanda umum kita mungkin seorang ambivert:
1. Tidak Sepenuhnya Introvert atau Ekstrovert
Seorang introvert pada umumnya membutuhkan banyak waktu sendirian untuk merasa segar kembali. Tipikal ekstrovert lebih suka berada di dekat orang lain untuk mencapai efek yang sama.
Namun seorang ambivert mungkin menemukan bahwa mereka dapat diberi energi dengan menyendiri atau bersama orang lain. Atau mereka mungkin memperhatikan bahwa situasi yang berbeda memerlukan metode pengisian ulang yang berbeda.
2. Menyukai Proyek Individu & Kelompok

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
