ILUSTRASI Seseorang minum air. (Sumber foto: Freepik)
JawaPos.com - Air putih memiliki peran penting untuk organ tubuh. Kekurangan air putih bisa menyebabkan dehidrasi. Namun, kelebihan atau terlalu banyak minum air putih juga bisa berbahaya bagi kesehatan.
Dikutip JawaPos.com dari EatingWell, Jumat (19/1), para ahli mengungkap efek samping, gejala, risiko overhidrasi, serta cara mencegah terlalu banyak minum air. Keracunan air adalah suatu kondisi yang muncul ketika seseorang minum air dalam jumlah berlebihan dalam waktu singkat, melebihi kemampuan ginjal untuk menghilangkan air, menurut StatPearls.
"Keracunan air jarang terjadi dan biasanya terjadi ketika seseorang minum lebih dari 1 liter air per jam selama beberapa jam tanpa mengganti elektrolit yang hilang,” tambahnya.
Adapun tanda awal mungkin dirasakan termasuk mengantuk, kram, peningkatan tekanan darah, dan penglihatan ganda. Namun gejala bisa lebih parah seiring perkembangan kondisi seperti kelelahan, kebingungan, sakit kepala, serta mual dan muntah.
“Konsumsi air berlebih menyebabkan pengenceran kadar natrium dalam darah menyebabkan gejala mual, sakit kepala, kebingungan, kejang dan dalam kasus ekstrim, koma atau kematian,” jelas ahli diet Trista Best.
Beberapa efek samping akan terjadi jika banyak minum air putih meliputi pembengkakan sel menyebabkan berbagai masalah termasuk gangguan fungsi seluler dan peningkatan tekanan di dalam jaringan bisa berakibat fatal jika melebihi 5-8 persen dari kapasitas tengkorak.
Lalu, membebani dan mempegaruhi kemampuan fungsi ginjal untuk mengeluarkan kelebihan air, menimbulkan risiko dan komplikasi kesehatan yang serius.
“Konsumsi air yang berlebihan dapat membebani sistem peredaran darah menyebabkan edema (retensi cairan) dan memberikan tekanan tambahan pada jantung, berpotensi menyebabkan masalah kardiovaskular. Selain itu, hidrasi berlebih mengganggu keseimbangan elektrolit penting,” pungkas Best.
Meskipun jenis pengobatan mungkin berbeda-beda tergantung risiko dan komplikasinya, ada beberapa tindakan praktis yang bisa dilakukan untuk mencegah dan mengatasi keracunan air:
Pantau asupan air: Hindari minum lebih dari 0,8 hingga 1 liter air per jam dan minumlah sesuai dengan tingkat rasa haus dan aktivitas fisik.
Seimbangkan elektrolit: Hati-hati konsumsi cairan atau makanan kaya elektrolit terutama jika banyak berkeringat atau berolahraga dalam waktu lama.
Menurut Institute of Medicine of the National Academies, rekomendasi batasan minum air ialah 3,7 liter per hari untuk pria berusia 19-30 tahun dan 2,7 liter per hari untuk wanita dalam rentang usia yang sama.
Namun, kebutuhan individu berbeda-beda berdasarkan usia, berat badan, pola makan, tingkat aktivitas, dan iklim sehingga menyesuaikannya berdasarkan kebutuhan individu sangatlah penting.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
