Ilustrasi PHK. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com–Menjadi korban layoff atau di-PHK adalah pengalaman yang tidak menyenangkan. Apalagi jika sudah bekerja lama di perusahaan tersebut.
Anda mungkin merasa bingung, marah, sedih, atau takut menghadapi masa depan yang tidak pasti. Namun, Anda tidak boleh menyerah atau putus asa. Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan setelah terkena layoff untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan baru.
Simak beberapa tips setelah terkena layoff atau di-PHK oleh perusahaan, dilansir dari InCharge.
Jika di-PHK mintalah surat keterangan PHK yang menjelaskan situasi Anda. Baca surat tersebut dengan teliti dan pastikan tidak ada kesalahan atau kekurangan. Jika ada detail penting yang salah atau terlewatkan, jangan ragu untuk menunjukkannya dan minta revisi.
Jika tidak mendapatkan surat keterangan PHK, minta bukti bahwa Anda bukan dipecat, tetapi menjadi korban pemutusan hubungan kerja. Selain itu, mintalah rekomendasi atau referensi dari mantan majikan Anda jika memungkinkan.
Setelah terkena layoff atau pemutusan hubungan kerja, Anda masih terlindungi asuransi kesehatan yang disponsori perusahaan tergantung pada seberapa jauh premi yang dibayar. Jangan malu untuk meminta penjelasan yang memuaskan sampai mendapatkan hak.
Pastikan Anda mendapatkan gaji terakhir sesuai dengan hak. Periksa apakah ada potongan atau pengurangan yang tidak wajar. Jika ada, tanyakan kepada HRD atau tim akuntansi perusahaan. Anda juga berhak mendapatkan kompensasi untuk cuti yang belum digunakan, bonus, atau insentif lainnya.
Jika perusahaan menawarkan pesangon, pastikan mengetahui jumlah dan syarat-syaratnya. Jangan langsung menandatangani apa pun yang diminta perusahaan tanpa membacanya dengan cermat dan memahaminya. Jika perlu, mintalah bantuan dari orang yang paham hukum atau ahli lainnya.
Internet adalah sumber informasi dan peluang yang sangat berguna bagi Anda yang sedang mencari pekerjaan baru. Anda bisa menggunakan internet untuk:
- Mencari lowongan pekerjaan
- Membuat profil profesional di media sosial
- Mencari pekerjaan sampingan, freelance, atau kontrak untuk penghasilan tambahan dan pengalaman kerja
Resume adalah dokumen penting yang menunjukkan kualifikasi, pengalaman, dan pencapaian Anda kepada calon majikan. Anda harus memastikan bahwa resume selalu diperbarui, akurat, dan menarik. Berikut adalah beberapa tips untuk membuat resume.
- Gunakan format yang rapi, sederhana, dan mudah dibaca.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
