
Ilustrasi tidur di atas pasir.
JawaPos.com–Tidur di atas pasir masih menjadi budaya masyarakat pesisir pantai. Baru-baru ini viral di media sosial yang diunggah akun @jadimaukemana, tidur di atas pasir tradisi dan kearifan lokal masyarakat Desa Legung Timur, Sumenep, Madura.
Tidur di atas pasir dipercayai memiliki banyak khasiat. Pada akun tersebut menyebutkan bahwa hampir di setiap halaman rumah warga dibuat semacam teras khusus beralas pasir. Mereka menjadikan tempat itu sebagai tempat santai dan sarana bersosialisasi dengan tetangga. Pasir juga diletakkan di dalam rumah sebagai pengganti kasur.
Pasir yang digunakan sudah melalui proses pengayakan dan dibersihkan dari kotoran maupun material laut. Sehingga, pasir yang dibawa masuk rumah dalam kondisi bersih dan halus. Pasir juga kerap diganti secara berkala supaya tetap higienis.
Selain masyarakat Desa Legung Timur, budaya tidur di atas pasir juga dilakukan masyarakat Desa Karangharjo, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Bermula dari tugas seorang anak buah kapal untuk menjaga kapal-kapal mereka yang sedang berlabuh supaya tidak saling menghantam kapal lain. Selain menjaga kapal, tidur di atas pasir akhirnya menjadi kebiasaan dan budaya di masyarakat Desa Karangharjo.
Menurut masyarakat Desa Karangharjo, tidur di atas pasir menyebabkan rasa nyaman karena pasir bisa mengikuti bentuk tubuh. Pasir juga membuat tubuh yang terkubur di dalamnya akan terasa hangat.
Budaya itu memberikan pengaruh dan manfaat bagi masyarakat Desa Karangharjo untuk membentuk masyarakat yang memiliki rasa kekeluargaan, menghilangkan kesenjangan sosial, dan mengembalikan kebugaran tubuh setelah rutinitas pekerjaan mereka.
Pasir dapat menyimpan suhu hangat tersebut, dalam ilmu fisika pasir adalah konduktor yang lambat. Hal ini menyebabkan meskipun pada siang yang terik maupun malam yang dingin, tidur di atas pasir akan selalu merasa hangat.
Lantas apakah memang tidur di atas pasir benar memiliki manfaat untuk kesehatan?
Dikutip dari klikdokter.com manfaat untuk kesehatan dari tidur di atas pasir umumnya berhubungan dengan otot, tulang, dan sendi tapi belum diketahui secara pasti.
Menurut dr. Muhammad Iqbal Ramadhan pasir diklaim sebagai eksfoliator alami. Sehingga, dapat membantu pengelupasan kulit secara alami.
”Selain itu, pasir juga membuat tubuh menjadi lebih rileks,” terang Iqbal.
Sedangkan dari penelitian yang dilakukan mahasiswa doktoral Universitas Airlangga menyebutkan, salah satu manfaat tidur di atas pasir bisa dirasakan oleh lansia. Tidur di atas pasir bisa mengurangi nyeri osteoarthritis dan dapat meningkatkan kesehatan orang tua.
Posisi tidur dengan memasukkan ekstremitas (anggota gerak) ke dalam pasir akan berfungsi sebagai penyangga lutut yang akan mengurangi keluhan nyeri, stabilitas sendi, dan pergerakan terbatas pada osteoarthritis. Pasir juga disebut sebagai penyangga anggota gerak tipe selongsong atau penyangga tidak berpekat sehingga dapat mencegah efusi sendi.
Selongsong juga bekerja pada mekanoreseptor di kulit yang akan meningkatkan propriosepsi sendi serta mengurangi nyeri dan ketidakstabilan sendi. Selongsong juga dapat menghambat penyampaian sinyal nyeri ke persarafan. Selain itu, selongsong juga memberikan tambahan masukan sensorik sehingga persendian terasa lebih stabil.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
