Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Desember 2023 | 21.03 WIB

Cara Memilih Jodoh dari Sudut Pandang Pakar Psikologi, Beberkan 2 Seleksi Awal-nya!

Couple saat Sedang Bersepeda (Foto: Pixabay.com) - Image

Couple saat Sedang Bersepeda (Foto: Pixabay.com)

JawaPos.com - Banyak orang yang mengatakan memilih jodoh itu adalah sebuah keputusan besar dalam hidup. Oleh sebab itu, perlunya pertimbangan yang matang.

Beberapa orang menganggap jodoh sebagai sesuatu yang sudah ditentukan. Sementara yang lain, melihatnya sebagai hasil dari pilihan dan usaha bersama-sama, dalam membangun hubungan yang sehat.

Berikut adalah beberapa panduan dan tips yang bisa membantu dalam proses memilih jodoh menurut Roslina Verauli, M.Psi.,Psi Clinical Child Adolescent & Family Psychologist Rumah Sakit Pondok Indah.

1. Anda & Dia kompatibel

Psikolog yang kerap disapa Mbak Vera menegaskan tak semua aspek harus sama. Artinya tidak harus sama-sama cakep atau sama-sama kaya.

Bisa saja, yang satu cakep, yang satu cerdas. Atau, yang satu kaya, yang satu lagi pekerja keras.

“Bisa pula, yang satu serius yang lainnya humoris. Namun, Anda & Dia dapat menghayati rasa ‘saling’ sesuai atau serasi satu sama lain,” dilansir dari akun instagram @verauli.id.

2. Homogami

Pada dasarnya manusia cenderung memilih pasangan yang setara atau sekufu. Bisa saja, latar belakang pendidikan atau sosial ekonomi (sosek) setara, atau tingkat popularitas dan power dari keluarga tak jauh berbeda.

“Atau punya kesamaan value dan religi. Homogami diketahui memudahkan relasi berjalan harmonis,” kata Verauli dosen Universitas Tarumanegara.

Untuk mengetahuinya, perlu proses saling mengenal. Pemilik akun instagram yang kerap membagikan konten edukasi psikologi ini juga menyebutkan terdapat tiga tahapan, bagi yang hendak menjalani long term relationship.

Tahap pertama merupakan first date atau pertemuan pertama. Tahap ini sebagai ajang saling mengevaluasi daya tarik fisik hingga kenyamanan satu sama lain.

“Bila sejak awal merasa ada 'gap,' terkait perbedaan latar belakang sosek hingga tampilan fisik. Atau satu sama lain tak saling tertarik, artinya relasi tak akan berlanjut ke tahap 2 (red: pertemuan ke-2 s.d. ke-7),” terang Vera.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore