Setiap orang wajib membangun Boundariesnya sendiri dan berhak melindungi batasan tersebut. (Youngontop.com)
JawaPos.com - Seseorang yang terbiasa dikelilingi orang terdekat seperti keluarga, sahabat, dan pasangan seringkali merasa bahwa mereka lebih mengerti dan mengenal dirinya daripada dirinya sendiri.
Selain menyebabkan rasa ketergantungan kepada orang lain, hal tersebut juga berdampak pada otoritas diri sendiri yang sejatinya setiap manusia di ciptakan untuk dapat membuat keputusannya sendiri.
Seseorang yang terjebak dalam lingkaran setan ini, akan mulai merasa dilema. Di satu sisi ia merasa terkekang, di sisi lain ia tak merasa punya cukup keberanian untuk tidak bergantung kepada orang lain.
Bahkan tak sedikit orang yang terjebak dalam hal itu, secara tidak sadar mengizinkan dirinya untuk diperlakukan demikian karena ia belum memiliki batasan atau boundaries.
Dikutip JawaPos.com dari KPKNL Lahat Kemenkeu, Minggu (19/11), dalam sebuah buku karya Dr. Henry Cloud dan Dr. John Townsend yang berjudul Boundaries, batasan itu di ibaratkan seperti sebuah rumah, yang memiliki pagar, ruangan-ruangan seperti ruang tamu, ruang makan, ruang keluarga hingga kamar tidur.
Sebagai pemilik rumah, tentu seseorang harus menetapkan batasan untuk orang-orang yang akan masuk.
Batasan mengenai, siapa saja yang boleh masuk, siapa saja yang hanya di izinkan sampai pagar depan, ruang tamu atau bahkan kamar tidur.
Singkatnya, Boundaries merupakan batas yang menetapkan hal-hal mana saja yang dapat diterima dan tidak, yang masih bisa di tolerir atau tidak, yang berasal dari orang lain terhadap diri sendiri.
Orang yang belum memahami dan belum memiliki Personal Boundaries, seringkali merasa takut dan merasa tidak enakan jika menolak permintaan orang lain. Umumnya, mereka terlalu takut dianggap egois dan tidak berperasaan.
Meskipun istilah ini masih awam untuk sebagian besar orang, mereka harus mulai belajar untuk memahaminya. Karena Boundaries bukan hanya batasan, tetapi juga merupakan bentuk Self Love.
Selain itu, memiliki Boundaries juga membantu seseorang untuk dapat membentuk hubungan yang sehat dengan pasangannya. Hubungan yang sehat, didasari oleh mutual respect bukan hanya karena sifat baik. Sebab, sifat baik tanpa respect akan menimbulkan kesemena-menaan terhadap nilai-nilai lain yang di miliki seseorang.
Oleh karena itu, setiap orang wajib membangun Boundaries-nya sendiri dan berhak melindungi batasan tersebut dengan cara apapun yang dibenarkan.
Berikut adalah beberapa tips untuk membangun Personal Boundaries yang dikutip JawaPos.com dari youngontop.com.
1. Kenali diri sendiri

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
