Perbedaan kandungan nasi putih vs nasi merah.
JawaPos.Com - Menentukan pilihan makanan yang sehat seringkali membingungkan, terutama untuk makanan pokok seperti nasi.
Sebenarnya, nasi putih dan nasi merah adalah dua varian yang paling umum dikonsumsi masyarakat di Tanah Air.
Akan tetapi, nasi merah populer menjadi alternatif bagi mereka yang bosan dengan nasi putih.
Selain itu, pilihan nasi merah juga semakin dilirik bagi mereka yang melakukan diet atau memiliki riwayat kesehatan tertentu.
Ya, belakangan ini beberapa orang lebih memilih nasi merah karena alasan kesehatan, lantas mana yang sebenarnya lebih baik untuk kesehatan Anda, nasi putih atau nasi merah?
Adanya perbedaan ini, bukan berarti nasi putih tidak baik untuk dikonsumsi. Kedua jenis nasi ini, tentunya memiliki kadar gizinya masing-masing.
Baca Juga: Mengkonsumsi Nasi Putih Malam Hari Bisa Berbahaya? Simak Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan
Secara umum, nasi merah berasal dari beras merah, yang merupakan gandum utuh, sementara nasi putih berasal dari padi. Perbedaan utama nasi putih dan merah terletak pada lapisan luar beras tersebut.
Beras merah memiliki dedak dan germ yang utuh, sementara beras putih telah dimurnikan untuk menghilangkannya.
Dilansir dari StudyFins, Kamis (19/10), berikut kandunngan yang memengaruhi tekstur dan komposisi nutrisi keduanya.
Secangkir nasi merah mengandung sekitar 1 gram serat, sedangkan nasi putih sering kali ditemukan tidak mengandung serat sama sekali.
Meski demikian, keduanya belum cukup untuk memenuhi kebutuhan harian akan serat manusia yang disarankan (sekitar 25 gram).
Lebih lanjut, kandungan arsenik dalam beras merah hampir 80 persen lebih banyak dibandingkan beras putih.
Baca Juga: 6 Manfaat Mengkonsumsi Nasi Merah, Ternyata Bisa Melindungi Tubuh Dari Penyakit Kronis
Ini penting untuk diperhatikan, terutama jika nasi menjadi makanan harian Anda.
Nasi merah memiliki lebih banyak magnesium, zat besi, selenium, dan zinc daripada nasi putih.
Akan tetapi, kandungan asam fitat yang tinggi pada nasi merah dapat menghambat penyerapan mineral tertentu.
Selain itu, nasi merah dicerna lebih lambat dalam sistem pencernaan dan tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang tajam seperti yang mungkin terjadi dengan nasi putih.
Namun, efek ini mungkin tidak terlalu terasa saat dimakan dengan lauk dan sayuran.
Lantas mana yang lebih sehat?
Jadi, mana yang lebih baik dikonsumsi adalah tergantung pada preferensi pribadi Anda. Jika Anda lebih menyukai nasi merah, itu adalah pilihan yang baik.
Namun, jika Anda menyukai nasi putih bisa mengimbanginya dengan protein, lemak sehat, dan sayuran kaya serat adalah solusi yang baik.
***

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
