
Designer Iva Lativah usung tema Etnical Journey pada event internasional Islamic Fashion Festival (IFF) di Kota Jogjakarta.
JawaPos.com–Sebuah event internasional Islamic Fashion Festival (IFF) dihelat di Kota Jogjakarta, Indonesia. Tahun ini, IFF memasuki tahun ke-17 penyelenggaraan.
Diawali 2006, di Kuala Lumpur dan 2007 di Jakarta. Dilanjutkan dengan beberapa kota di Indonesia seperti Bandung, Bali, Palembang, Padang, dan Medan. Selain di Indonesia, event itu juga pernah diselenggarakan di kota-kota besar lain seperti London, New York, Paris, Monte Carlo, Abu Dhabi, Dubai, Marrakech, Cannes, Singapore, dan Manila.
Event persembahan Adjunct Prof Dato' Sri Raja Rezza Shah, Tengku Sri Kelana D'Raja Kelantan Malaysia, founder dan chairman IFF itu telah digelar selama dua hari. Sejumlah perancang busana dari Indonesia dan Malaysia menampilkan karya inovatif mereka di peragaan busana di Kasultanan Ballroom Royal Ambarrukmo Jogjakarta.
Designer Iva Lativah menampilkan fashion Si-show IFF Jogjakarta dan IMFD Indonesia Modest Fashion Designer. Iva mengatakan, mengusung tema Etnical Journey. Dengan bahan batik antik dan ATBM Garut.
”Warna cenderung full color. Lalu, siluet busana A-line dan H-line,” kata Iva.
Pada IFF tahun ini, Iva mengeluarkan 6 koleksi busana perempuan. Islamic Fashion Festival turut dihadiri keluarga Keraton Solo dan Jogjakarta serta dari Malaysia didahului Her Majesty Seri Paduka Baginda Raja Permaisuri Agong Tunku Azizah serta keluarga Keraton Terengganu, Kelantan, dan Perlis.
Sebelumnya, Iva mengungkapkan, pada welcome dinner, yang diselenggarakan Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati Paku Alam di Pura Pakualaman, dihadiri para delegasi dari Malaysia dan Indonesia.
”Ditutup dengan acara ramah tamah di kediaman Titiek Soeharto, Ahli Majlis Senior IFF, di Solo. Bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara dua negara ini dengan menghidangkan makanan khas tradisional Indonesia,” ujar Iva.
Pada IFF Jogja Gala Dinner 2023 mengusung tema Warisan yang menggabungkan fashion dan budaya yang menampilkan peragaan busana dari para perancang Indonesia dan Malaysia. Para tamu dimanjakan dengan tari tarian dan musik tradisional seperti kuda lumping dan keroncong.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
