
Sejumlah citra satelit dan video drone menunjukkan operasi militer Palestina, Hamas sukses menggempur menara komunikasi Israel.
JawaPos.com - Menurut seorang pemimpinnya yang berada di pengasingan, Hamas merencanakan serangan teror yang dahsyat terhadap Israel selama dua tahun, sambil berpura-pura memerintah Gaza. Namun ia terkejut karena Hamas mampu menculik dan membantai begitu banyak orang.
Ali Barakeh, salah satu anggota pemimpin kelompok teror yang mengasingkan diri di Lebanon mengatakan, bahwa para anggota 'kunci' Hamas dengan sengaja memproyeksikan citra rasional kepada dunia untuk menyembunyikan niat jahat mereka.
"Kami membuat mereka berpikir bahwa Hamas sibuk mengatur Gaza, dan mereka ingin fokus pada 2,5 juta orang Palestina, dan tidak lagi melakukan perlawanan," kata Barakeh kepada Russia Today TV.
Untuk menjaga agar hal tersebut tidak diketahui oleh intelijen Israel, dan hanya sejumlah kecil pemimpin Hamas yang mengetahuinya, jelas Barakeh kepada saluran pro-Kremlin.
"Jam serangan itu dirahasiakan sepenuhnya. Jumlah orang yang mengetahui tentang serangan dan waktunya bisa dihitung hanya dengan satu tangan," katanya.
Namun, ia dan rekan-rekannya sesama pemimpin Hamas tidak pernah menyangka, bahwa mereka akan membunuh lebih dari 1.200 orang. Sebagian besar warga sipil, termasuk anak-anak dan menculik sedikitnya 150 orang lainnya, yang saat ini terancam akan dieksekusi.
"Kami terkejut dengan keruntuhan besar ini. Kami berencana untuk mendapatkan beberapa keuntungan dan mengambil tawanan untuk ditukar. Pasukan ini adalah macan kertas (suka menggertak dan tidak berbahaya)," kata Barakeh secara terpisah kepada The Associated Press.
Faktanya, sebuah sumber diplomatik anonim mengatakan kepada outlet berita Timur Tengah, Al-Monitor, bahwa rencana tersebut sebenarnya jauh lebih sederhana.
"Mereka berharap dapat membunuh beberapa orang Israel, mempermalukan IDF (Pasukan Pertahanan Israel) dan kembali ke Gaza dengan dua atau tiga orang Israel yang diculik," ujar sumber tersebut, seperti yang dikutip dari New York Post.
"Sebaliknya, mereka berkeliaran di dalam wilayah Israel selama lebih dari satu hari. Menewaskan lebih dari seribu orang Israel, dan terjebak dengan sekitar 200 orang yang diculik," tambah sumber tersebut.
"Keberhasilan yang mengejutkan mereka." Alih-alih merayakan fakta tersebut, Hamas sekarang sangat khawatir, bahwa serangan itu terlalu sukses untuk kepentingan mereka, kata sumber diplomatik itu.
Ini merupakan serangan terbesar terhadap Israel dalam 50 tahun terakhir.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
