Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 November 2020 | 17.14 WIB

Sosialisasi 3M kepada Anak dengan Cara yang Menyenangkan

Sejumlah anak melakukan protokol kesehatan saat mendatangi sekolahan untuk bermain di sekolah alam, Meruyung, Depok, Jumat (24/7/2020). Memperingati Hari Anak Nasional Sekolah Alam Indonesia Meruyung mempersilahkan anak bersama keluarga bermain di sekolah - Image

Sejumlah anak melakukan protokol kesehatan saat mendatangi sekolahan untuk bermain di sekolah alam, Meruyung, Depok, Jumat (24/7/2020). Memperingati Hari Anak Nasional Sekolah Alam Indonesia Meruyung mempersilahkan anak bersama keluarga bermain di sekolah

JawaPos.com - Pandemi Covid-19 telah melanda Indonesia sejak Maret lalu. Hingga saat ini pun kurva penularannya belum melandai. Pemerintah telah melakukan beragam upaya untuk menekan penyebaran virus dengan berbagai kebijakan.

Salah satunya adalah penerapan protokol kesehatan 3M, yaitu wajib memakai masker, wajib mencuci tangan dengan sabun serta wajib menjaga jarak dan menghindari keramaian.

Namun, bagi anak kecil, khususnya yang masih berusia di bawah lima tahun, protokol kesehatan seperti itu sulit untuk diberitahukan hanya lewat kata-kata saja. Perlu kreatifitas dalam penyampaiannya.

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengatakan bahwa orang tua perlu berdialog secara menyenangkan bersama anak untuk mengenalkan protokol kesehatan, misalnya saja menyanyi.

’’Dunia anak adalah dunia bermain, dunia anak adalah dunia dongeng, dunia gembira. Bisa dengan nyanyi dengan ciptakan lagu-lagu atau mendongeng mungkin. Mungkin ada boneka (diibaratkan manusia) nih, mulai dongeng, ini kenapa jadi sakit nih, ya karena nggak pakai masker, ayo pakai masker yuk. Ajak seperti itu,’’ terangnya dalam siaran YouTube BNPB Indonesia, Minggu (22/11).

Kreativitas, persahabatan, semangat serta penuh kegembiraan adalah cara terbaik dalam mengajak anak menerapkan apa yang disampaikan. ’’Ciptakanlah rumahku adalah istanaku, rumahku adalah surgaku, sehingga dengan demikian anak-anak nyaman di rumah tidak ingin buru-buru keluar dan stres,’’ ujar pria yang kerap dipanggil Kak Seto tersebut.

Dia pun berpesan kepada seluruh orang tua yang memiliki balita agar membuat komunikasi yang menyenangkan agar anak tersebut tidak cepat bosan. ’’Kuncinya memang hanya di ayah dan ibu atau wali paling tidak mungkin ada nenek di rumah, ciptakanlah suasana penuh persahabatan tanpa ada konflik atau kekerasan anak,’’ ucap dia. (*)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=aI8d6CNC1gQ

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore