Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 September 2023 | 19.44 WIB

Perawatan Kulit dengan Antioksidan Bantu Cegah Dampak Buruk Polusi

Ilustrasi seseorang melakukan perawatan kulit (ANTARA/Pexels/cottonbro studio) - Image

Ilustrasi seseorang melakukan perawatan kulit (ANTARA/Pexels/cottonbro studio)

JawaPos.com - Pakar bidang estetika dan antipenuaan dari Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia dr Cynthia Jayanto, M.Biomed (AAM) menyarankan orang-orang memilih perawatan kulit mengandung zat antioksidan seperti vitamin C, glutation, astaxanthin guna mencegah dampak buruk polusi udara pada kulit, dikutip dari ANTARA.

Menurut dia, dampak polusi pada kulit yakni dapat menyebabkannya lebih cepat teroksidasi secara eksternal akibat radikal bebas yang terkandung dalam polusi lalu selanjutnya radikal bebas yang terbentuk akan memengaruhi kualitas kulit sehingga membuatnya menjadi tampak tidak sehat, kusam, kering, bersisik, keriput dan cepat beresiko penuaan.

"Selain skincare juga perlu suplemen kulit yang diminum yang bisa menangkal radikal bebas tersebut dari internal tubuh," kata dia, Jumat (1/9).

Baca Juga: The Equalizer 3: Pamungkas Trilogi yang Kurang Bergigi

Cynthia yang pernah menempuh pendidikan di Universitas Udayana itu menyebutkan suplemen kulit yang dimaksud antara lain mengandung maqui bery, acai berry, buah delima, buah tomat, buah noni, dan buah super lainnya.

"Sebab bisa jadi sebagian radikal bebas yang terbentuk dari polusi sudah terhisap atau terserap di dalam tubuh kita," ujar dia.

Sementara itu, mencuci wajah dan mengenakan masker sebelum tidur mencegah sementara dampak buruk polusi udara. Ini karena paparan polusi tidak hanya pada bagian luar tubuh saja.

Baca Juga: AMD Umumkan Kartu Grafis Radeon RX 7800 XT dan 7700 XT, Ini Keunggulannya

Lalu, terkait waktu yang disarankan bagi seseorang sebaiknya mengunjungi klinik kecantikan demi mengurangi dampak buruk paparan polusi, Cynthia menyarankan sedini mungkin.

"Sedini mungkin lebih baik, bahkan sebelum terjadi paparan secara terus menerus, tentunya diperlukan pencegahan sedini mungkin baik perawatan secara internal atau eksternal," demikian pesan Cynthia.

Sementara itu, para pakar kesehatan kulit berpendapat dampak polusi udara khususnya untuk kulit antara lain dapat menyebabkan dehidrasi, gangguan mikrobioma kulit, kerusakan pelindung kulit, penuaan dini dan kanker kulit. Seringkali, polusi juga dapat memperburuk kondisi kulit yang sudah ada seperti jerawat, dermatitis, eksim, dan psoriasis.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore