
Koleksi Cruise 2012 Dior. Antara/Dior
JawaPos.com - Konsep panggung dalam fashion show bisa memperkuat karakter busana yang ingin ditonjolkan. Bertempat di Piazza del Duomo di kota Lecce, Italia, Dior menunjukkan koleksi Cruise 2021 dengan mewah dan megah.
Kali ini Dior menyulap panggung megahnya dengan 30 ribu lampu LED warna-warni seberat 60 ton. Dibangun selama 12 hari, kemegahan panggung Dior memang menunjang koleksi Cruise 2021-nya yang menampilkan keindahan perempuan.
Meski para model hanya berjalan kurang dari 3 menit di runway, Dior Chief Executive Officer, Pietro Beccari, mengungkapkan, lebih dari 1.000 tenaga profesional terlibat di dalamnya. Sebut saja mulai dari penenun, seniman, musisi, pembuat film, tukang kayu, dan tukang listrik disamping model, fotografer, penata rambut, penata rias, serta produser acara.
"Ini bukan sekadar pagelaran busana biasa, namun ini adalah sebuah pertunjukkan seni yang nyata," ujar Beccari dalam sebuah pernyataan.
Photo
Koleksi Cruise 2012 Dior. (Antara/Dior)
Meski demikian, fashion show Dior hadir tanpa penonton. Pencinta Dior di seluruh dunia dapat menikmati pagelaran busana tersebut melalui layanan video streaming, mengingat adanya aturan untuk menjaga jarak sosial untuk mencegah penyebaran COVID-19.
Lantas seperti apa koleksi Cruise 2021 Dior?
Direktur Kreatif Dior, Maria Gracia Chiuri, mengungkapkan, pertunjukan ini digelar di kota Lecce yang bersejarah. Menghadirkan interpretasi dari surat cinta atas pengabdian dan keindahan perempuan.
Dalam unggahan di Instagram, Dior menyebutkan bahwa Maria Gracia Chiuri terinspirasi oleh keindahan alam, sejarah, budaya dan kerajinan di Puglia, wilayah selatan Italia. Bahkan, Puglia memiliki kedekatan tersendiri di hati Chiuri. Sebab, di kota itu keluarga Chiuri tinggal.
Koleksi ini menampilan busana dengan aneka gaun sulaman tradisional Italia. Terlihat pula rok dengan model high-waist serta aksesori ikat kepala.
Photo
Koleksi Cruise 2012 Dior. (Antara/Dior)
Ada pula jaket khas Dior dalam rami dengan pola geometri warna-warni, ikat pinggang lebar kulit, yang membentuk pinggang para model. Selain itu, terlihat gaun dengan celemek bermotif geometris. Secara tradisional gaun model ini digunakan oleh para perempuan desa di Italia untuk bekerja di rumah. Kemudian ada kombinasi celana pendek motif garis dengan jaket.
Chiuri juga memperlihatkan teknik buatan tangan (tie dye) yang menjadi ciri khasnya. Dirinya seakan ingin menyatukan Dior yang glamour dengan cara berbusana perempuan desa. Tapi, Chiuri berhasil memadukannya menjadi mewah.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=mYUh7Pj-tNw
https://www.youtube.com/watch?v=__N8qaxpS-o
https://www.youtube.com/watch?v=liC5-vWf-Vk

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
