
Ilustrasi kasih sayang ibu. Banyak tantangan yang dihadapi ibu dalam mengasuh sang buah hati akibat dari perkembangan teknologi.
JawaPos.com - Tidak mudah memang menjadi seorang ibu di zaman millenial. Sebab, banyak tantangan yang dihadapi ibu dalam mengasuh sang buah hati akibat dari perkembangan teknologi.
Mau tahu tantangan yang dihadapi ibu di zaman millenial ini? Dalam talkshow dan workshop Hari Ibu spesial bertajuk 'Surviving Modern Motherhood' diketahui ada empat tantangan seorang ibu di zaman sekarang.
"Dulu kan ibu muda kalau enggak tahu sesuatu tanya ke orang tua atau mertua. Sekarang banyak cara tinggal klik dan di mana-mana banyak influencer parenting. Dan para ibu selalu punya ekspektasi ingin mirip orang. Dulu dibandingin sm kakak sendiri atau tetangga. Sekarang dibandingkan dengan orang lain oleh netizen," jelas Psikolog Tiga Generasi Saskhya Aulia Prima baru-baru ini.
Berikut empat tantangan tersebut;
1. Sandwich Parenting (Parenting bersama Kakek Nenek)
Generasi yang berbeda pastinya memiliki cara berpikir yang berbeda. Tentu saja, dengan perbedaan zaman dan perkembangan teknologi, aspek kehidupan pun ikut berubah. Perbedaan cara berpikir dan mendidik anak menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh Ibu Masa Kini yang sering berada di posisi antara membesarkan anak sesuai dengan zaman atau mendengarkan orang tua yang sudah memiliki pengalaman lebih. Salah atau benar menjadi salah satu sumber kebingungan yang utama.
2. Working Mom VS Stay at Home Mom
Hal ini menjadi salah satu yang sering membuat bimbang para ibu masa kini. Banyak muncul pemikiran, manakah yang terbaik untuk anak dan keluarga? Apakah menjadi full time mom atau tidak apa-apa untuk tetap bekerja. Komentar atau perbedaan pendapat akan isu ini kerap kali menjadi kegalauan yang sering dialami oleh ibu masa kini.
3. Milestone Anak
Setiap Ibu memiliki cara yang berbeda-beda dalam mendidik anak. Begitu juga dengan tumbuh kembang anak. Tumbuh kembang anak tidaklah harus sama dengan anak lain atau terpatok dengan umur. Poin ini menjadi salah satu sumber kepanikan yang dialami oleh ibu masa kini. Komentar dari sesama ibu kerap terutama jika anaknya belum mengalami perkembangan yang sama dengan anak lain.
4. Mom Shaming
Setiap ibu baru rentan menghadapi mom-shaming. Istilah mom-shaming berarti merendahkan seorang ibu karena pilihan pengasuhannya berbeda dari pilihan-pilihan yang dianut si pengkritik. Perilaku mom-shaming bisa berupa sindiran, komentar, dan kritik yang sifatnya negatif. Mom-shaming dapat pula dilakukan secara langsung di hadapan ibu yang dituju dan secara online di media sosial.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
