Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Juli 2023 | 21.56 WIB

Sering Dialami Anak Muda, Ini 10 Cara Mengatasi Kecemasan Agar Hidup Lebih Bergairah

Ilustrasi seseorang sedang mengalami kecemasan. - Image

Ilustrasi seseorang sedang mengalami kecemasan.

JawaPos.com - Anak muda yang berusia antara 18 sampai 30 tahun sering kali mengalami kecemasan berlebih. Rasa cemas tersebut secara psikologi disebut sebagai quarter-life crisis. Perlu cara mengatasi kecemasan agar membuat hidup lebih tenang dan bergairah.

Selain cemas, quarter-life crisis kerap dibarengi dengan keraguan, kebingungan, dan kekhawatiran akan masa depan. Kabar baiknya, cara mengatasi kecemasan di bawah ini tidak membutuhkan obat khusus.

Cara alami lebih banyak disukai, sebab tidak memberi efek samping signifikan pada kesehatan. Seseorang yang ingin mengatasi kecemasan ternyata cukup mengubah beberapa kebiasaan dalam keseharian.

Mengubah kebiasaan dari yang semula negatif menjadi positif. Tentunya ini membutuhkan proses, konsistensi, dan waktu untuk melakukannya. Sebanding dengan hasil yang akan diperoleh, yaitu hidup lebih tenang dan bergairah setiap hari.

Berdasarkan penjelasan dari Healthline, dikutip JawaPos.com Selasa (18/7), kecemasan adalah respons alami tubuh terhadap stres. Gejala umum rasa cemas antara lain meningkatnya detak jantung, pernapasan tidak terkontrol, gelisah, dan sulit konsentrasi.

Rasa cemas pada tiap orang dapat muncul dengan cara yang berbeda. Satu orang bisa cemas karena mimpi buruk yang menakutkan, orang lainnya bisa mengalami cemas karena usia, pikiran, atau kejadian di masa lalu yang menyakitkan.

Lantas, bagaimana cara mengatasi kecemasan secara alami tanpa menggunakan obat penenang? Berikut adalah sepuluh cara yang bisa dilakukan dengan mengubah kebiasaan.

1. Lakukan Aktivitas Fisik untuk Menjaga Tubuh Tetap Aktif
Faktanya, olahraga secara rutin tidak hanya baik untuk fisik, melainkan juga baik untuk kesehatan mental seseorang. Ubah kebiasaan malas-malasan dan rebahan dengan aktivitas aktif seperti olahraga.
Tubuh akan memproduksi zat kimia anti-cemas seperti serotonin, asam gamma-aminobutirat, vitamin neurotropik, serta endocannabinoid. Olahraga mencegah kecemasan yang semula kecil berkembang menjadi kecemasan raksasa.

2. Menghindari Alkohol dan Minuman Keras
Alih-alih mendapatkan ketenangan dan semangat baru menjalani hidup, minum alkohol justru memiliki dampak buruk. Sebab menurut pandangan kesehatan mental, alkohol merusak keseimbangan dan memicu gejala kecemasan baru yang lebih hebat.

3. Mengurangi Nikotin yang Masuk ke Tubuh
Cemas juga bisa lahir dari nikotin, salah satunya kegiatan merokok. Seseorang yang merasa cemas, cenderung langsung merokok untuk menguranginya secara cepat. Padahal seiring berjalannya waktu, ini memiliki dampak sama dengan alkohol, merusak keseimbangan tubuh.

4. Membatasi Asupan Kafein
Mengurangi kecemasan berikutnya dengan membatasi asupan kafein dari kopi dan teh. Sebab, kandungan kafein akan meningkatkan kewaspadaan seseorang. Efek kewaspadaan yang meningkat ini membuat rasa cemas akan lebih terasa.

5. Fokus Mendapat Tidur yang Berkualitas
Berdasarkan penelitian, tidur penting untuk menjaga kesehatan mental yang seimbang. Setiap orang dengan rentang umur yang berbeda, butuh waktu tidur yang berbeda pula. Sesuaikan tidur dengan kebutuhan tubuh untuk mengurangi kecemasan dan mendapatkan semangat baru.

6. Meditasi dan Meningkatkan Spiritual
Meditasi membuat seseorang merasa tenang, sebab mereka akan melihat semua masalah hidup dengan sudut pandang berbeda. Seseorang yang meditasi dan punya spiritual tinggi, bisa menghadapi masalah sepelik apapun menggunakan pikiran dingin.

7. Memenuhi Asupan Makanan Sehat dan Seimbang
Jika kecemasan yang dialami meningkat setelah konsumsi makanan tertentu, ada baiknya berpuasa atau mengurangi makanan itu. Pada waktu bersamaan, manusia perlu mencukupi nutrisi dengan buah dan sayur, protein rendah lemak, dan air yang cukup.

8. Melatih Pernapasan Dalam
Ada dua jenis pernapasan, dalam dan dangkal. Seseorang yang bernapas dangkal dengan cepat, seringkali terjadi kecemasan akan sesuatu. Berbeda dengan pernapasan dalam dengan perlahan, hal ini terbukti ampuh mengurangi rasa cemas yang dialami.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore