
TETAP CANTIK: Jennifer Loelianto (bercelemek) memperlihatkan contoh olahan oatmeal.
JawaPos.com – Alternatif olahan makanan menyehatkan semakin digandrungi masyarakat, khususnya para pelaku hidup sehat. Salah satunya olahan kaya karbohidrat dan serat oatmeal. Di tangan Jennifer Loelianto, oatmeal bisa menjadi menu sarapan yang sehat sekaligus lezat. Caranya ialah mengolahnya dengan berbagai jenis bahan.
Pada workshop yang diadakan di Mal Ciputra World, Senin (10/4), founder Kreate Bar itu mengedukasi peserta untuk membuat tiga jenis olahan oatmeal. Yakni Overnight Oatmeal in a Jar atau oatmeal yang disajikan dalam keadaan dingin, Hot Date (sajian oatmeal dalam keadaan panas), dan Savory Oats dengan bermacam cita rasa Asia.
Meskipun oatmeal dikenal sarat gizi, tidak semua orang doyan. Rasa hambar dan tekstur yang cenderung lembek ketika sudah diolah kerap dinilai kurang menggugah selera. Nah, salah satu cara menyantap oatmeal agar tak enek ialah disajikan dingin atau overnight oatmeal. ”Disebut overnight karena biasanya oatmeal diracik malam hari sebelum tidur. Nah, paginya tinggal dikeluarkan dari kulkas, lalu dimakan deh,” terang Jennifer.
Untuk olahan Hot Date, Jennifer memperagakan cara pengolahan oatmeal seperti yang sudah banyak diterapkan, yakni membuatnya seperti bubur. Sajian itu lantas ditambah irisan buah dan sedikit susu almon.
Biji oat memiliki ragam yang berbeda. Namun, menurut perempuan 29 tahun tersebut, rolled oats adalah yang terbaik. ”Rolled oats adalah biji oat yang telah dikukus dan digulung menjadi serpihan yang lebih tebal. Berbeda dengan oat instan. Dengan demikian, perlu waktu lebih lama untuk memasaknya,” papar dia.
Rolled oats merupakan bahan utama yang digunakan Jennifer pada katering sehatnya. Rolled oats dipilih karena tingkat pengolahan yang rendah. Sehingga oat jenis itu lebih minim tambahan gula, garam, dan pewarna buatan. ”Saya mengawali bisnis tersebut dari kebutuhan akan makanan sehat dan bergizi untuk diri saya sendiri,” terangnya.
Meski tak memiliki latar belakang pendidikan di bidang kuliner, Jennifer tertarik untuk melakukan riset kecil-kecilan mengenai makanan sehat. Terlebih, dia pernah tinggal cukup lama di Amerika Serikat. Lalu, Jennifer termotivasi untuk membagikan efek baik yang hadir dalam tubuhnya karena asupan yang baik kepada orang terdekat.
”Jujur, saya tidak berniat menguruskan badan. Tapi, berat badan saya memang turun 5 kilo. Lebih sehat dengan kolesterol dan gula yang normal,” katanya. Meski begitu, Jennifer tidak menjanjikan penurunan berat badan terhadap kliennya dengan hanya memakan oat.
Rasa kangen akan masakan Indonesia timbul ketika dia tinggal di negara orang. Lalu, lulusan University of California Los Angeles (UCLA) itu berkreasi dengan olahan makanan berbahan dasar oatmeal yang disesuaikan dengan selera lidah Indonesia. Dari sanalah tercipta oatmeal dengan rasa seperti hainan, teriyaki, dan curry.
Salah satu menu dengan cita rasa Asia ala Jennifer adalah Curryate. Semangkuk omelet berisi saus dan oats yang sudah digoreng disajikan dengan saus kari ala Jepang. Di atasnya tersusun wortel, potongan daging ayam, dan jamur. ”Awalnya saya ragu dengan olahan ini, namun ketika dirasakan kok ya mirip banget sama nasi goreng. Teksturnya juga nggak lembek seperti oats pada umumnya,” ucap Shafira Mulat, salah seorang peserta.
Pilihan lain datang dari menu Hainan Shake. Rolled oats direndam kaldu ayam hainan, bawang putih, minyak kedelai, bawang merah, jahe, dan serai. Kemudian disajikan dengan potongan daging dada ayam yang juga diberi bumbu hainan. ”Oats bisa disajikan dan diperlakukan mirip nasi. Jadi, jangan pernah ragu untuk mengolahnya. Kalau pakai oats aja bisa, kenapa harus makan nasi?” tutur Jennifer. (esa/c9/dos/sep/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
