Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Mei 2026 | 03.35 WIB

Resep Sate Maranggi Tanpa Pelunak dengan Tekstur Lembut dan Bumbu Kecap yang Meresap Sempurna

Ilustrasi sate maranggi. (Pexels/ Firman Marek_Brew) - Image

Ilustrasi sate maranggi. (Pexels/ Firman Marek_Brew)

JawaPos.Com - Sate Maranggi menjadi salah satu kuliner khas Sunda yang begitu populer karena memiliki cita rasa gurih manis dengan aroma bakaran yang sangat khas. 

Hidangan ini paling banyak dijumpai di daerah Purwakarta dan dikenal sebagai salah satu sajian sate yang memiliki karakter rasa berbeda dibanding sate pada umumnya. 

Jika sate lain biasanya disajikan dengan bumbu kacang atau kecap setelah dibakar, Sate Maranggi justru mengandalkan proses marinasi bumbu sebelum dipanggang sehingga rasa rempahnya lebih meresap hingga ke dalam daging.

Keistimewaan Sate Maranggi terletak pada perpaduan bumbu tradisional seperti bawang merah, bawang putih, ketumbar sangrai, lengkuas, hingga air asam jawa yang menciptakan rasa gurih, manis, dan sedikit segar dalam setiap gigitan. 

Penggunaan kecap manis dan gula merah juga membuat permukaan sate menjadi lebih karamelisasi saat dipanggang sehingga menghasilkan aroma smokey yang menggoda selera. 

Tekstur daging yang empuk dengan lapisan bumbu yang meresap membuat sate ini sangat nikmat disantap bersama nasi timbel atau lontong hangat.

Tidak hanya cocok untuk menu makan bersama keluarga, Sate Maranggi juga sering menjadi pilihan utama saat acara bakar-bakaran karena proses memasaknya sederhana namun menghasilkan rasa yang istimewa. 

Ditambah sambal tomat rawit yang pedas segar dan perasan jeruk limau, cita rasa sate terasa semakin lengkap dan menggugah selera. 

Dilansir dari kanal Youtube Devina Hermawan, inilah resep sate maranggi yang menghasilkan sekitar 12 tusuk sate dengan rasa autentik khas Purwakarta yang bisa dibuat sendiri di rumah.

Resep Sate Maranggi (12 tusuk)

 
Bahan:
  • 300 gram daging has dalam
Bumbu Halus:
  • 6 siung bawang putih
  • 10 siung bawang merah
  • 3 cm lengkuas, iris
  • 2 sdt ketumbar, sangrai
  • 3 sdm air asam jawa
  • 4 sdm Kecap Sedaap Kedelai Hitam Special
  • 1 sdm gula merah
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt merica
  • ½ sdt kaldu jamur
Sambal Tomat:
  • 2 buah tomat
  • 5 cabai rawit merah
  • 15 cabai rawit hijau
  • 1 siung bawang putih
  • 3 siung bawang merah
  • 2 buah jeruk limau
  • ½ sdt garam
  • 1 sdt gula
Langkah Membuat:
  1. Iris daging memanjang kurang lebih selebar jari dengan arah potongan mengikuti serat daging.
  2. Blender semua bahan bumbu halus hingga benar-benar lembut. Tuangkan ke dalam daging lalu aduk hingga rata dan marinasi minimal selama 1–2 jam agar bumbu meresap sempurna.
  3. Setelah dimarinasi, tusukkan daging ke tusukan sate yang sebelumnya sudah direndam air. Tusuk daging dengan pola zig-zag agar hasil sate lebih padat dan menarik.
  4. Panaskan alat pemanggang lalu oleskan sedikit minyak atau lemak sapi. Panggang sate di kedua sisi sambil sesekali dioles sisa bumbu marinasi hingga matang sesuai tingkat kematangan yang diinginkan.
  5. Untuk membuat sambal tomat, ulek bawang putih dan garam hingga halus. Tambahkan cabai rawit merah dan hijau lalu ulek kembali hingga lembut. Masukkan irisan tomat, beri gula dan perasan jeruk limau, kemudian aduk rata.
  6. Sajikan sate maranggi hangat bersama sambal tomat, irisan bawang merah, jeruk limau, dan kecap manis agar rasanya semakin nikmat.
 
***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore