
Salah seorang barista sedang menyajikan kopi. (Indra Setiawan/Antara)
JawaPos.com–Indonesia tidak pernah kekurangan kopi unggul. Dari Kopi Gayo, Toraja, Kintamani, hingga Papua, kopi Nusantara telah lama menjadi penanda kekayaan alam sekaligus identitas budaya yang mengakar.
Indonesia kini berada di peringkat keempat produsen kopi dunia, dengan kontribusi sekitar 7 persen terhadap produksi global pada musim 2025/2026. Produksi nasional diperkirakan melampaui 11–12 juta karung (60 kilogram per karung), dan terus menunjukkan tren peningkatan.
Jaringan toko waralaba Lawson mengajak pengunjung mengenal lebih dekat ragam kopi dari berbagai daerah di Indonesia melalui kegiatan cupping kopi di Surabaya. Penilai kualitas biji kopi bersertifikat internasional (Q Grader) Muhammad Taqiyuddin mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya mengajak peserta mencicipi kopi, tetapi juga memahami spektrum rasa yang terkandung dalam setiap biji kopi.
”Peserta diperkenalkan pada teknik cupping profesional, termasuk cara mengidentifikasi aroma, body, acidity, hingga aftertaste,” ujar Muhammad Taqiyuddin dilansir dari Antara.
Dia menjelaskan, Indonesia sebagai salah satu negara penghasil kopi dunia memiliki kekayaan varietas yang beragam dan berkualitas tinggi. Karena itu, masyarakat diharapkan semakin mengenal dan menghargai produk kopi lokal.
”Sayang kalau kita tidak mengenal kualitas kopi kita,” kata Muhammad Taqiyuddin.
Baca Juga:13 Kuliner Enak di Jakarta Dekat Stasiun KRL dan MRT, Cocok Buat yang Lapar di Tengah Jalan
Taqiyuddin menyebut salah satu varietas unggulan Indonesia, yakni Arabika Gayo, masuk dalam daftar lima besar kopi terbaik dunia versi panduan daring TasteAtlas 2025. Selain cita rasa, kopi juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan, di antaranya membantu meningkatkan fokus dan stamina, mengurangi risiko depresi, serta mendukung kesehatan hati karena kandungan antioksidan yang tinggi.
Corporate Communication Manager Lawson Indonesia Firly Firlandi mengatakan, kegiatan cupping ini dirancang untuk memberikan pengalaman menikmati kopi yang lebih mendalam dan edukatif bagi konsumen.
”Kopi bukan hanya minuman, tetapi sebuah perjalanan rasa. Melalui sesi cupping ini, kami ingin mengajak penikmat kopi merasakan karakter unik dari setiap daerah asal biji kopi,” ujar Firly Firlandi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
