
Ilustrasi tumis kangkung saus tiram/YouTube @devinahermawan
JawaPos.com - Tumis kangkung selalu menjadi comfort food yang sederhana namun menggugah selera, salah satu masakan populer berbahan dasar tumbuhan ini adalah kangkung saus tiram.
Kangkung saus tiram merupakan menu praktis yang kerap menjadi lauk favorit saat santap berbuka puasa.
Hidangan ini dapat dimasak hanya dalam waktu beberapa menit, sehingga cocok bagi anda yang sedang terburu-buru menyiapkan menu berbuka puasa.
Kangkung sangat cocok disantap selagi hangat bersama nasi putih dan lauk berprotein tinggi seperti tempe goreng, tahu goreng, atau ayam bumbu rempah.
Anda bisa membuat kangkung saus tiram ala resto ini di rumah, dengan teknik memasak yang kami kutip dari kanal YouTube chef Devina Hermawan,bahan sederhana ini dapat dimasak menjadi hidangan favorit ala resto.
Berikut cara memasak kangkung saus tiram dengan mudah di rumah, untuk lauk menu berbuka puasa.
Bahan-bahan yang dibutuhkan:
300 gr / 2 ikat kangkung
Minyak goreng secukupnya
Bumbu untuk kangkung saus tiram:
4 siung bawang putih, cincang
1 sdm saus tiram
100 ml air

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
