
Ilustrasi lontong tuyuhan khas rembang. (YouTube @semargondes4212)
JawaPos.com-Rembang adalah wilayah yang terletak di Jawa Tengah dan berlokasi di wilayah pesisir Jawa.
Rembang, kuliner, dan agama Islam memiliki benang merah yang kuat. Bukan hanya soal rasa, tetapi juga identitas.
Berbagai kudapan khas rembang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Menariknya, sajian-sajian ini tidak hanya dinikmati oleh masyarakat umum, tetapi juga dikenal disantap oleh tokoh agama Islam, termasuk para wali
Kehidupan masyarakat rembang yang dekat dengan laut, sederhana, dan kaya rasa, membuat berbagai hidangan khasnya syarat dengan nilai Islam yang membumi.
Saat bulan puasa tiba, berkunjung ke Rembang rasanya belum lengkap tanpa mencicipi kuliner khas di daerah ini. Mulai dari takjil sampai menu utama berbuka, pilihan makanannya selalu layak untuk dicoba.
Merangkum ulasan YouTube @semargondes4212, berikut adalah deretan hidangan khas rembang yang wajib anda coba selama bulan puasa.
Dumbeg
Salah satu kuliner khas rembang yang pertama adalah Dumbeg. Dumbeg merupakan makanan bercita rasa manis legit mirip dodol, yang terbuat dari tepung beras dan gula merah yang direbus menggunakan air, sampai menjadi juruh kemudian dibungkus dengan daun lontar. dumbeg cocok disantap sebagai takjil ataupun dijadikan sebagai oleh-oleh khas rembang. Sentra produksi dumbeg yang paling terkenal terletak di Desa Pohlandak, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang. Konon, dumbeg disebut-sebut sebagai salah satu camilan favoritnya para wali loh. Dumbeg juga merupakan lambang dari kesuburan. Satu ikat dumbeg dibandrol dengan kisaran harga Rp 28.000-Rp 30.000 saja.
Sayur kelo mrico
Tidak hanya kaya dengan kudapan manisnya, rembang juga memiliki olahan hasil laut yang menggugah selera. Salah satunya adalah sayur kelo mrico. Hidangan ini merupakan ikan yang dimasak sayur (kelo) dengan bumbu merica (mrico) yang kaya rempah. Salah satu penjualan makanan khas ini adalah Sayur kelo bu warsih, yang berlokasi di Jalan Pemuda, Rambutmalang, Leteh, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang. Harga per porsinya juga sangat terjangkau, berkisar mulai dari Rp 20.000 an saja.
Urap latoh
Urap latoh adalah sajian khas pesisir Rembang. Latoh atau anggur laut direbus lalu dibumbui dengan sambal urap. Perpaduan rasa gurih, pedas, dan latoh yang renyah menjadikan hidangan ini terasa unik. Salah satu tempat makan yang menjual urap latoh adalah Warung Apung Dusun yang terletak di daerah Sawah, Dasun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang. Harganya yang cukup terjangkau mulai dari Rp 10.000 saja.
Lontong tuyuhan memiliki nilai sejarah erat dengan syiar agama Islam di Lasem. Lontong tuyuhan mirip dengan sajian opor ayam namun bercita rasa lebih pedas, dan disajikan dengan lontong berbentuk segitiga. Konon, lontong tayuhan menjadi sajian bagi para santri di Lasem. Dahulu, penciptanya, mbah Jumali bersama para santri menyamar sebagai pedagang lontong tayuhan untuk melawan penjajah Belanda pada perang Lasem. Kini, Lontong tayuhan yang sarat nilai sejarah, perjuangan, dan syiar agama islam bisa anda nikmati di lontong tayuhan sumarti tepatnya pada Jalan Pamotan, Jeruk, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang. Satu porsinya dihargai dengan harga Rp 25.000 dengan toping ayam kampung yang gurih dan lezat.
Sate srepeh
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
