
Foto tampak atas kue gingerbread bentuk orang dan pohon pinus. (freepik)
JawaPos.com - Hari Raya Natal identik dengan beragam hidangan khas yang biasanya hanya hadir pada momen perayaan tersebut. Meski beberapa di antaranya bisa dibuat atau dijumpai di luar musim liburan, keistimewaan dan maknanya tetap terasa kuat saat Natal tiba.
Salah satu sajian yang lekat dengan perayaan Natal adalah gingerbread atau kue jahe. Kue kering ini dikenal dengan aroma jahe yang hangat serta teksturnya yang renyah dan padat.
Meski gingerbread mudah ditemukan di toko roti atau toko kue, tidak sedikit orang yang penasaran untuk membuatnya sendiri di rumah. Sayangnya, upaya tersebut sering kali berujung gagal karena teknik pembuatannya tidak sesederhana yang dibayangkan.
Bagi Anda yang masih ingin mencoba membuat gingerbread dengan hasil maksimal, berikut beberapa tips dan saran dari para ahlinya.
1. Pilih Bahan yang Tepat
Mengutip Delish, salah satu bahan penting dalam pembuatan gingerbread adalah molase, cairan kental berwarna cokelat tua yang merupakan produk sampingan dari industri gula dan sering digunakan sebagai pemanis pengganti gula biasa.
Namun, tidak semua molase cocok untuk gingerbread. Beberapa jenis molase memiliki rasa pahit dan warna yang terlalu gelap, sementara yang lain memiliki rasa lebih lembut dan seimbang. Untuk hasil terbaik, pilih molase dengan cita rasa ringan agar kue tidak terasa getir.
2. Jangan Takut Menggunakan Rempah
Sesuai namanya, gingerbread seharusnya memiliki aroma dan rasa rempah yang kuat. Jahe dan kayu manis memang menjadi bahan utama, tetapi bukan berarti Anda harus membatasi diri hanya pada dua rempah tersebut.
Beberapa resep juga menambahkan pala, cengkeh, merica hitam, hingga parutan kulit jeruk untuk memperkaya rasa. Mengombinasikan berbagai rempah justru dapat menghasilkan gingerbread dengan karakter yang lebih unik dan hangat.
3. Bersabar dengan Proses Adonan
Dilansir dari The Kitchn, pembuatan adonan gingerbread tergolong mudah dan bisa dilakukan oleh pemula. Namun, adonan tidak boleh langsung dipanggang setelah selesai dibuat.
Adonan perlu didiamkan atau disimpan di dalam kulkas selama minimal dua jam, bahkan hingga satu hari, sebelum dibentuk. Proses ini membantu adonan menjadi lebih padat dan tidak lengket saat digilas. Jika ingin disimpan lebih lama, adonan bisa dibekukan di freezer hingga satu bulan dengan wadah kedap udara atau plastik pembungkus.
4. Jangan Menggilas Adonan Terlalu Tipis
Saat membentuk gingerbread, adonan biasanya digilas menggunakan rolling pin agar ketebalannya merata. Meski hasil gilingan pemula mungkin belum sempurna, usahakan adonan tidak terlalu tipis.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
