
Menjelajah Semarang dalam Satu Hari: Petualangan Rasa dari Burung Kuntul Goreng di Pinggir Rel hingga Tahu Gimbal Legendaris dan Lumpia Pusat Kota (YouTube RUMAH CANDA MELKI)
JawaPos.com - Semarang selalu memiliki cara unik untuk memanjakan para pelancong yang datang. Kota yang dikenal dengan perpaduan budaya Jawa, Tionghoa, dan kolonial ini bukan hanya menawarkan bangunan megah seperti Lawang Sewu atau Kota Lama, tetapi juga menghadirkan pesona kuliner yang tak ada habisnya.
Cita rasa gurih, pedas, manis, dan asam yang melekat pada masakan Semarang membuat setiap kuliner terasa seperti kisah panjang yang diramu dari sejarah, tradisi, dan ingatan masyarakat setempat.
Dalam episode terbaru di kanal YouTube RUMAH CANDA MELKI, sang kreator kembali mengajak penonton menikmati ragam hidangan yang disebut sebagai “kuliner wajib kalau ke Semarang.”
Perjalanannya dimulai dari pinggir rel kereta api, berlanjut ke pusat jajanan legendaris, hingga ke ikon kuliner yang tak pernah sepi pengunjung.
Setiap lokasi menyimpan cerita, setiap sajian memberikan kejutan rasa, dan semuanya dirangkum dalam eksplorasi kuliner yang penuh energi.
Berikut rangkuman lengkap perjalanan makannya dalam bentuk bernomor.
1. Warung Burung Kuntul & Belibis di Pinggir Rel – Sensasi Gurih yang Tak Biasa
Perhentian pertama berada tepat di depan rel kereta Semarang, sebuah warung sederhana yang dari luar tampak seperti klinik dokter, namun ternyata menjual aneka olahan burung.
Menu yang tersedia pun tidak lazim: burung kuntul, burung belibis, burung puyuh, hingga bebek Alaska.
Ciri khasnya:
· Semua burung diungkep lama, membuat dagingnya sangat lembut hingga tulangnya ikut empuk.
· Penyajian memakai tusuk sate agar tidak hancur karena durasi masak yang panjang.
· Sambalnya pedas dan aromanya tajam, sangat cocok dipadukan dengan lauk gurih.
Melki mencoba:
· Burung Kuntul, dengan rasa gurih yang lebih dalam dari ayam.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
