Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Desember 2025 | 17.37 WIB

Menjelajah Semarang Satu Hari! Petualangan Rasa dari Burung Kuntul Goreng di Pinggir Rel hingga Tahu Gimbal Legendaris dan Lumpia Pusat Kota

Menjelajah Semarang dalam Satu Hari: Petualangan Rasa dari Burung Kuntul Goreng di Pinggir Rel hingga Tahu Gimbal Legendaris dan Lumpia Pusat Kota (YouTube RUMAH CANDA MELKI) - Image

Menjelajah Semarang dalam Satu Hari: Petualangan Rasa dari Burung Kuntul Goreng di Pinggir Rel hingga Tahu Gimbal Legendaris dan Lumpia Pusat Kota (YouTube RUMAH CANDA MELKI)

JawaPos.com - Semarang selalu memiliki cara unik untuk memanjakan para pelancong yang datang. Kota yang dikenal dengan perpaduan budaya Jawa, Tionghoa, dan kolonial ini bukan hanya menawarkan bangunan megah seperti Lawang Sewu atau Kota Lama, tetapi juga menghadirkan pesona kuliner yang tak ada habisnya.

Cita rasa gurih, pedas, manis, dan asam yang melekat pada masakan Semarang membuat setiap kuliner terasa seperti kisah panjang yang diramu dari sejarah, tradisi, dan ingatan masyarakat setempat.

Dalam episode terbaru di kanal YouTube RUMAH CANDA MELKI, sang kreator kembali mengajak penonton menikmati ragam hidangan yang disebut sebagai “kuliner wajib kalau ke Semarang.”

Perjalanannya dimulai dari pinggir rel kereta api, berlanjut ke pusat jajanan legendaris, hingga ke ikon kuliner yang tak pernah sepi pengunjung.

Setiap lokasi menyimpan cerita, setiap sajian memberikan kejutan rasa, dan semuanya dirangkum dalam eksplorasi kuliner yang penuh energi.

Berikut rangkuman lengkap perjalanan makannya dalam bentuk bernomor.

1. Warung Burung Kuntul & Belibis di Pinggir Rel – Sensasi Gurih yang Tak Biasa

Perhentian pertama berada tepat di depan rel kereta Semarang, sebuah warung sederhana yang dari luar tampak seperti klinik dokter, namun ternyata menjual aneka olahan burung.

Menu yang tersedia pun tidak lazim: burung kuntulburung belibisburung puyuh, hingga bebek Alaska.

Ciri khasnya:

·       Semua burung diungkep lama, membuat dagingnya sangat lembut hingga tulangnya ikut empuk.

·       Penyajian memakai tusuk sate agar tidak hancur karena durasi masak yang panjang.

·       Sambalnya pedas dan aromanya tajam, sangat cocok dipadukan dengan lauk gurih.

Melki mencoba:

·       Burung Kuntul, dengan rasa gurih yang lebih dalam dari ayam.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore