Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 April 2025 | 06.15 WIB

5 Kuliner Pedas Viral di Garut: Wajib Coba Mie Jebew, Pasti Bikin Bibir Jontor

Mie Jebew Teh Emil (Dok. Google Images)

JawaPos.com - Garut kini tak hanya dikenal dengan dodolnya yang legendaris atau pesona alam seperti Gunung Papandayan dan Pantai Santolo. Kota berhawa sejuk yang dijuluki Swiss van Java ini juga sedang naik daun dalam dunia kuliner, terutama dengan kehadiran berbagai kuliner pedas viral Garut yang berhasil menarik perhatian food vlogger nasional. Banyak pengunjung dari luar kota bahkan rela antre demi mencicipi sensasi pedas yang menggigit dan rasa khas dari berbagai makanan hits asal kota ini.

Tren makanan pedas viral Garut berkembang sangat pesat, ditandai dengan banyaknya ulasan dari YouTuber ternama dan program televisi kuliner. Tak hanya sekadar pedas, kuliner-kuliner ini juga memiliki nama-nama unik, penyajian menarik, dan cita rasa lokal yang menggoda. Mulai dari bakso pedas, cipak koceak, hingga mie jebaut, semuanya menyajikan sambal dan chili oil khas Garut yang bikin nagih.

Dilansir dari kanal YouTube Yudi Baretto, Kamis (10/04), berikut adalah daftar 5 kuliner pedas paling viral di Garut yang wajib dicoba.

1. Mie Jebew Teh Emil

Kuliner ini berlokasi di Jalan Pembangunan, belakang kantor JNE pusat. Mi Jebew sendiri berarti "bibir jontor" dalam bahasa Sunda, merujuk pada sensasi pedas ekstrem dari sambal cabe dan chili oil-nya. Sudah viral sejak 2015 berkat review dari Youtuber Gary Giriansyah dan Bella, lalu disusul oleh Tanboy Kun, Teh Santi, Denny, hingga Farida Nurhan. Harganya mulai dari Rp 11.000 hingga Rp 21.000, buka dari pukul 10.30 sampai 18.00 WIB.

2. Bakso Gothan (Godaan Mantan)

Terletak di Jalan Cimanuk, Gang Masjid Al-Falah, dekat Bunderan Leuwidaun. Konsep prasmanan dengan beragam pilihan bakso unik seperti bakso pedas, bakso cincang, bakso telur, hingga bakso jamur. Viral lewat Farida Nurhan dan acara Bikin Laper Trans TV. Harga per butir hanya Rp 7.000 - Rp 11.000 dan buka dari pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Yang bikin khas adalah sambal kacangnya yang segar dan pedas tanpa chili oil.

3. Bakso Mang Ono

Sudah eksis sejak 2010 dan berlokasi dekat kantor Desa Ngamplangsari. Untuk mencapai tempat ini, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 200 meter dari jalan besar. Ciri khasnya adalah sambal pedas dalam jumlah banyak serta rasa lada dan asam yang kuat. Menu andalannya adalah sirawang alias bakso aci bawang. Buka dari pukul 11.00 hingga 17.00 WIB, dan bisa dipesan lewat GoFood atau GrabFood.

4. Cipak Koceak MZD

Beralamat di Jalan Raya Semarang–Cikamiri, Garut. Cipak (aci dempak) berisi ayam dan diberi bumbu penyedap serta chili oil super pedas. Koceak dalam bahasa Sunda berarti 'menjerit' – sesuai sensasi yang ditawarkan. Sudah direview oleh food vlogger seperti Magdalena, Farida Nurhan, dan akun kuliner lainnya. Buka dari pukul 12.00 hingga 20.00 WIB dan libur setiap hari Selasa.

5. Bakso Teh Rini Bohai

Berjualan sejak 2017 di Kampung Pabrik, Karangpawitan. Menyediakan berbagai varian seperti bakso ablahu, bakso sultan, dan yamin komplit dengan harga Rp 12.000 - Rp 30.000. Ciri khasnya adalah tetelan dan tulang rangu yang gurih. Tersedia juga seblak, mie ayam, dan nasi bakso. Bisa dipesan lewat Shopee, GoFood, dan GrabFood. Sudah direview oleh berbagai konten kreator kuliner termasuk Teh Santi Denny dan Abaichige.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore