Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Maret 2025 | 15.44 WIB

Incip Kelezatan Hidangan Khas Idul Fitri dari Berbagai Negara yang Hanya Disajikan saat Momen Hari Raya Kemenangan!

Rendang, merupakan salah satu hidangan yang tidak boleh dilewatkan saat lebaran. (Pixabay/Denny Lubis)

JawaPos.com — Idul Fitri menandai berakhirnya Ramadhan, bulan suci umat Islam. Karena menandai berakhirnya bulan puasa, Idul Fitri memang lekat dengan semarak suasana perayaan yang sangat berpusat pada beragam hidangan kuliner nan lezat. Mulai opor ayam ala rumahan sampai rendang daging yang menggugah selera, dari “Turkish Delight” yang manis hingga lapis legit yang dibuat dengan penuh perjuangan, berikut adalah beberapa hidangan lebaran terlezat di dunia darib berbagai negara untuk dicoba saat hari raya nanti.

1. L’assida dan Tagine (Maroko)

Masakan Maroko terkenal kaya akan variasi dan cita rasa rempah yang kuat, dan salah dua hidangan khas-nya saat hari raya adalah l’assida dan tagine.

Orang Maroko secara tradisional memulai hari dengan l’assida setelah melaksanakan salat Idul Fitri. Laasida adalah hidangan manis yang menyerupai puding beras; kuskus, madu, mentega, serta beragam bumbu adalah bahan-bahan utama yang digunakan untuk membuat hidangan Idul Fitri yang manis dan mudah dibuat ini.

Setelah membuka hari kemenangan dengan l’assida, orang Maroko mengakhirinya dengan tagine, semacam sup yang populer di tanah Afrika yang dimasak perlahan yang dibuat dengan beberapa jenis daging (biasanya domba atau sapi), dengan sayuran dan/atau buah-buahan (yang biasanya sudah dikeringkan) seperti plum dan aprikot.

2. LokumSigara BorekBaklava (Turki)

Lokum, yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai "Turkish delight", adalah salah satu makanan tertua di dunia yang resepnya hampir tidak berubah sejak dibuat pertama kali oleh Bekir Efendi, kepala pembuat manisan di istana Ottoman, pada tahun 1700-an di Istanbul.

Manisan ini populer di Timur Tengah dan jadi yang terfavorit untuk hari raya seperti Idul Fitri di Turki. Makanan penutup menyerupai gel warna-warni ini merupakan kombinasi dari pati, gula, dan isian lainnya seperti kurma, pistachio, dan kenari. Rasanya yang manis menjadikan makanan ini sering disajikan bersama kopi.

Sedangkan, Sigara Borek adalah salah satu hidangan populer lain di Turki yang bentuknya mirip dengan cerutu yang memiliki beragam isian, mulai dari daging domba, bayam, kentang, sampai keju. Penganan ini bisa disantap mulai dari sarapan hingga makan malam, termasuk sebagai camilan yang cocok dinikmati sembari nge-teh saat sore hari.

Dan, Baklava adalah hidangan penutup khas Turki, Kue manis yang lezat ini diyakini dipersembahkan oleh Sultan Turki dalam nampan kepada unit infanteri elit pada hari kelima belas bulan Ramadhan dalam prosesi seremonial yang disebut Baklava Alayi. Makanan penutup ini tertanam dalam sejarah banyak budaya dan masih populer hingga saat ini. Lapisan kue filo yang renyah bermentega diisi dengan kacang-kacangan dan dimaniskan serta disatukan dengan sirup dan madu. Baklava adalah sajian klasik selama musim perayaan apa pun.

3. MaamoulMuhammara, dan Dawood Basha (Suriah)

Maamoul adalah kue kering khas di negara-negara seperti Suriah dan Lebanon. Ada berbagai variasi isian, biasanya kurma, pistachio, atau kenari, dan sering kali dilapisi gula bubuk.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore