5 tempat makan tradisional di Trenggalek
JawaPos.com - Trenggalek tak pernah kehabisan kejutan dalam urusan kuliner. Di balik keindahan alam dan budaya lokal yang masih kental, kota ini juga menyuguhkan berbagai pilihan tempat makan dan nongkrong yang layak dicoba.
Mulai dari warung sederhana dengan rasa autentik,
tempat makan berkonsep tradisional yang bikin nostalgia, hingga depot 24 jam buat kamu yang suka lapar tengah malam.
Dilansir dari Google Maps, Selasa (14/10), berikut lima tempat makan dan minum yang wajib masuk daftar kunjungan kulinermu di
Trenggalek.
1. RM Mbah Temin: Rasa Rumahan dalam Suasana Pedesaan
Berlokasi di Jl. Ponorogo - Trenggalek KM 10, RM Mbah Temin menghadirkan nuansa rumah jaman dulu yang kental dengan sentuhan vintage. Suasananya tenang, banyak area duduk outdoor, dan cocok untuk makan bersama keluarga atau sekadar singgah santai saat perjalanan.
Tempat ini mengusung konsep makan all you can eat dengan harga terjangkau, sekitar Rp 25.000–Rp 50.000 per orang. Menu yang tersedia pun khas Indonesia, mulai dari Gurami Bakar, Sop Ayam, Tahu Gejrot, hingga Jadah Bakar Nyuus.
Selain makanan, pilihan minuman seperti Susu Jahe, Kopi Rempah, dan Kopi Hitam juga menjadi favorit pengunjung. RM Mbah Temin cocok untuk kamu yang mencari cita rasa otentik dengan harga bersahabat, ditambah sambutan hangat khas pedesaan.
2. Warung Makan Bu Sihir: Sarapan Pagi dengan Cita Rasa Jawa
Di Jl. Panglima Sudirman No.22, tepat di jantung kota Trenggalek, berdiri Warung Makan Bu Sihir, warung makan legendaris yang buka sejak pukul 6 pagi. Dengan harga super ramah, mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 25.000, warung ini menjadi favorit warga lokal untuk sarapan dan makan siang.
Sajian khas Jawa seperti nasi pecel, sayur lodeh, tempe goreng, dan sambal khas Bu Sihir siap memanjakan lidahmu.
Tempatnya memang sederhana, tapi soal rasa, banyak pelanggan yang datang kembali berkali-kali. Cocok untuk kamu yang mencari makanan rumahan dengan rasa yang jujur dan nostalgia masa kecil.
3. Depot Rama 24 Jam: Solusi Lapar Tengah Malam
Kalau kamu tipe orang yang suka lapar di luar jam makan normal, Depot Rama 24 Jam adalah penyelamatmu. Terletak di Jl. Raya Durenan, Pogalan, depot ini buka nonstop 24 jam dan menyajikan makanan ala prasmanan dengan harga merakyat, mulai Rp 1.000 sampai Rp 25.000 per porsi.
Menu yang tersedia sangat bervariasi, dari lauk pauk gorengan, ayam, tahu-tempe, hingga sayuran segar. Suasananya sederhana dan terbuka, cocok untuk makan cepat atau sekadar ngopi sambil melepas penat perjalanan malam. Meskipun sederhana, Depot Rama punya tempat tersendiri di hati warga lokal dan pengunjung luar kota.
4. Joglo Djawi Trenggalek: Ngopi di Bawah Atap Tradisional
Untuk kamu yang mencari tempat ngopi dengan suasana khas Jawa, Joglo Djawi Trenggalek adalah pilihan tepat. Berlokasi di Jl. Dr. Sutomo, Ngantru, kafe ini menempati bangunan bergaya joglo yang artistik dan nyaman.
Dengan harga terjangkau, rata-rata di bawah Rp 25.000, Joglo Djawi menawarkan beragam menu minuman seperti kopi tubruk, kopi susu gula aren, hingga es jeruk segar.
Tempat ini cocok untuk nongkrong sore, diskusi santai, atau bahkan menyendiri dengan buku favorit. Paduan nuansa tradisional dan kenyamanan modern menjadikan Joglo Djawi sebagai tempat favorit banyak kalangan, dari mahasiswa hingga keluarga muda.
5. Ayam Lodho Pak Yusuf: Legenda Kuliner Trenggalek
Tak lengkap berbicara kuliner Trenggalek tanpa menyebut Ayam Lodho Pak Yusuf. Terletak di Jl. Raya Kedunglurah, Pogalan, tempat makan ini telah menjadi ikon tersendiri bagi pecinta masakan ayam pedas bersantan.
Menu utamanya, Ayam Lodho dengan Nasi Urap dan Kuah Pedas, menawarkan rasa khas yang kaya rempah dan tekstur ayam kampung yang empuk. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 50.000 per porsi.
Tempatnya cukup luas, cocok untuk rombongan maupun keluarga, dan selalu ramai pengunjung, terutama di jam makan siang. Selain ayam lodho, tersedia juga pilihan menu seperti nasi gurih putih, nasi uduk, serta minuman tradisional seperti Beras Kencur dan kopi hitam. Ini bukan sekadar makan, tapi pengalaman kuliner lokal yang kaya akan cita rasa dan budaya.