
Nasi Uduk Kebon Kacang Ibu Ida. (Instagram: foodinrupiah)
JawaPos.com - Nasi uduk adalah salah satu menu sarapan yang sulit ditolak. Aroma gurih dari nasi yang dimasak dengan santan, lengkap dengan lauk. Apalagi lauknya ayam goreng, semur jengkol, telur balado, dan sambal kacang pedas manis. Semua itu membuat nasi uduk menjadi hidangan favorit banyak orang.
Rasanya yang kaya dan mengenyangkan, menjadikan nasi uduk bukan hanya cocok untuk sarapan. Nasi uduk sering dicari sebagai makan siang praktis yang nikmat.
Jakarta Selatan punya banyak spot legendaris yang menyajikan nasi uduk dengan cita rasa otentik. Mulai dari warung sederhana yang berdiri puluhan tahun hingga gerai kekinian yang menyuguhkan nasi uduk dengan sentuhan modern.
Buat kamu yang ingin menjelajahi kuliner lokal atau sekadar ingin memuaskan rasa rindu akan nasi uduk rumahan, berikut lima rekomendasi nasi uduk terenak di Jakarta Selatan yang patut kamu coba seperti dirangkum dari berbagai sumber di Google Maps.
Warung legendaris yang satu ini terkenal dengan cita rasa otentik khas Betawi. Nasi uduknya pulen dengan aroma santan yang kuat, disajikan bersama pilihan lauk seperti ayam goreng kremes, semur jengkol, hingga paru goreng yang renyah.
Berlokasi di daerah Kebayoran Lama, tempat ini ramai diserbu pelanggan setia setiap pagi. Selain porsinya yang cukup mengenyangkan, sambal kacangnya juga jadi favorit karena tidak terlalu manis dan pas di lidah.
Mengusung nama nasi uduk Kebon Kacang, Nasi Uduk Ibu Ida jadi buruan pecinta kuliner Betawi. Nasi uduknya wangi dan lembut, cocok disantap dengan ayam goreng, telur balado, dan tahu tempe goreng hangat.
Yang bikin spesial, sambalnya disajikan dalam dua versi yakni sambal kacang dan sambal merah pedas yang bisa kamu pilih sesuai selera. Warung ini biasanya mulai buka dari pagi sampai siang, jadi cocok buat sarapan atau makan siang ringan.
Terletak di kawasan Tebet yang dikenal sebagai surganya kuliner, nasi uduk ini punya daya tarik tersendiri karena menyajikan ayam goreng kampung yang gurih dan juicy. Nasi uduknya lembut dan hangat, ditaburi bawang goreng melimpah.
Pilihan lauknya juga cukup beragam, mulai dari ati ampela, semur tahu, hingga sambal goreng kentang. Tempatnya sederhana, tapi rasa makanannya tak kalah dengan restoran besar.
Mau coba nasi uduk dengan sentuhan rumahan yang kental? Nasi Uduk Mpok Salma bisa jadi pilihan. Dengan porsi yang pas dan rasa yang kaya, nasi uduknya cocok untuk kamu yang rindu masakan ala dapur sendiri.
Kamu bisa menikmati ayam goreng bumbu kuning, orek tempe manis, dan sambal kacang kental yang khas. Tersedia juga kerupuk, telur balado, dan sambal ijo sebagai pelengkap. Cocok dinikmati pagi atau siang hari.
Tempat makan ini punya ciri khas nasi uduk yang gurih dan tidak terlalu berat, cocok untuk kamu yang ingin sarapan ringan tapi tetap nikmat. Berada di bilangan Cipete, Nasi Uduk 21 terkenal dengan paket nasi uduk plus ayam goreng tepung dan sambal yang pedasnya nendang.
Tampilan sederhana, tapi soal rasa tidak main-main. Banyak pelanggan yang rutin datang karena merasa cocok dengan bumbu ayam dan gurihnya nasi. Harga juga terjangkau untuk porsi yang ditawarkan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
