Logo JawaPos
Author avatar - Image
03 Oktober 2025, 17.22 WIB

Rp 33,3 Triliun USDT Dicetak di Ethereum, Optimisme Uptober Kembali Menguat

Ilustrasi Ethereum. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi Ethereum. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)

JawaPos.com – Ethereum kembali menegaskan posisinya sebagai blockchain utama untuk aktivitas stablecoin. Pada Jumat (3/10), platform analitik Arkham Intelligence melaporkan penerbitan USD 2 miliar atau sekitar Rp 33,3 triliun USDT di jaringan Ethereum.

Dikutip dari Bitcoinist, Jumat (3/10), pencetakan besar-besaran ini membuat total pasokan Tether di Ethereum mencapai USD 78,5 miliar atau Rp 1.306 triliun.

Lonjakan tersebut semakin memperkuat Ethereum sebagai tulang punggung ekosistem aset digital, meski biaya transaksinya lebih tinggi dibanding jaringan pesaing seperti Tron.

Bagi pasar, injeksi USDT ini menjadi sinyal masuknya likuiditas segar yang bisa mengalir ke Bitcoin, Ethereum, maupun altcoin lain. Sejarah mencatat, penerbitan stablecoin dalam skala besar kerap menjadi pendahulu pergerakan harga signifikan.

“Pencetakan USD 2 miliar USDT ini bisa jadi pemicu reli Uptober yang sudah lama dinanti,” tulis Bitcoinist. Istilah Uptober mengacu pada performa historis Oktober yang hampir selalu membawa keuntungan bagi Bitcoin dan Ethereum.

Data pasar kripto menunjukkan Oktober sering kali menjadi awal fase bull run, karena investor mengantisipasi momentum musiman ini dan mendorong arus modal baru ke pasar.

Seiring dengan bertambahnya pasokan USDT, Ethereum juga menunjukkan penguatan harga. Saat ini ETH diperdagangkan di USD 4.380 atau sekitar Rp 72,9 juta per koin.

Grafik harian menunjukkan ETH berhasil bangkit dari level terendah USD 4.000 pekan lalu, menembus kembali di atas rata-rata pergerakan 50 hari dan menguji zona resistance USD 4.400 atau Rp 73,2 juta.

Jika breakout di level tersebut berhasil, Ethereum berpotensi menuju USD 4.600 atau Rp 76,6 juta. Struktur jangka panjang tetap bullish, dengan ETH masih berada di atas MA 100 dan MA 200 yang telah berfungsi sebagai support kuat sepanjang 2024 hingga 2025.

Indikator teknikal juga memperlihatkan momentum positif. Pembeli masuk agresif setelah ETH sempat turun di bawah USD 4.100 atau Rp 68,3 juta minggu lalu. Rebound tajam itu menjadi sinyal kuat bahwa permintaan di zona tersebut masih tinggi.

Trader jangka pendek kini akan mengamati apakah USD 4.300 atau Rp 71,6 juta bisa bertahan sebagai support baru. Jika ya, Uptober kali ini bisa membuka jalan bagi reli yang lebih panjang.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore