Ilustrasi harga Bitcoin yang terus naik. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Dunia kripto sedang bersiap memasuki babak baru yang berpotensi mengubah wajah pasar keuangan global. Bukan lagi sekadar investasi beli dan tahan, kini pinjam-meminjam dengan jaminan aset kripto disebut bakal menjadi cerita besar berikutnya.
Hal itu diungkapkan CEO Bitwise Asset Management, Hunter Horsley, melalui platform X, Senin (22/9). Menurutnya, dalam 6 hingga 12 bulan ke depan, dunia akan menyaksikan ledakan pertumbuhan di sektor kredit dan peminjaman kripto.
“Pasar kredit akan tumbuh eksplosif dalam beberapa tahun ke depan,” kata Horsley.
Horsley menjelaskan, salah satu tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana memaksimalkan nilai aset tanpa harus menjualnya.
Dengan nilai pasar kripto global yang hampir mencapai USD 4 triliun atau setara Rp 66.560 triliun, menurut dia akan muncul kebutuhan besar untuk memanfaatkan aset tersebut sebagai jaminan pinjaman, bukan sekadar disimpan atau dijual.
“Ketika orang bisa meminjam uang dengan jaminan kripto alih-alih menjualnya, efisiensi pasar akan meningkat signifikan,” jelasnya.
Tak hanya itu, dia juga menyoroti potensi tokenisasi di pasar ekuitas. Dengan total aset ekuitas publik di Amerika Serikat mencapai USD 60 triliun, tokenisasi memungkinkan individu yang punya saham senilai USD 7.000 (sekitar Rp 116 juta) untuk mengajukan pinjaman secara on-chain, langsung melalui sistem blockchain tanpa perantara tradisional.
Pernyataan Horsley itu diyakini banyak analis sebagai bentuk kepercayaan penuh terhadap masa depan decentralized finance (DeFi) dan kemampuannya menyatu dengan instrumen keuangan tradisional. Ia menegaskan, “Kripto akan mengubah pasar modal. Dan semuanya baru saja dimulai.”
Meski begitu, sejumlah pengamat mengingatkan potensi risiko yang muncul, seperti over-leverage alias penggunaan utang berlebihan, yang bisa memperburuk dampak volatilitas pasar.
Namun bagi para pendukungnya, sistem pinjaman berbasis blockchain justru bisa membantu investor tetap memiliki eksposur terhadap aset kripto, sembari memperoleh modal untuk investasi baru.
Dengan narasi besar seperti ini, tak heran jika perhatian investor mulai beralih dari sekadar harga Bitcoin dan Ethereum, menuju arah utilitas nyata dari aset kripto: sebagai jaminan pinjaman, instrumen produktif, dan bahkan pengganti sistem kredit tradisional.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
