Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 September 2025 | 16.27 WIB

Tether: Bitcoin Sudah Jadi Keniscayaan, Bukan Spekulasi Lagi

Ilustrasi harga bitcoin yang terus naik. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi harga bitcoin yang terus naik. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)

JawaPos.com – Dunia kripto tengah diselimuti aura misteri. Sejumlah tokoh penting memanaskan suasana dengan menyebut akan ada pengumuman politik besar terkait Bitcoin pada Selasa (23/9). Spekulasi pun menyeruak, mulai dari potensi perubahan regulasi hingga dukungan politik besar-besaran.

CEO Tether, Paolo Ardoino, menjadi salah satu sosok yang mencuri perhatian. Ia tidak ikut menebar petunjuk samar, namun menyampaikan pesan yang kuat dan penuh keyakinan: “Bitcoin adalah kepastian.”

Pernyataan ini memperkuat posisi Bitcoin sebagai aset yang sudah melewati fase spekulasi. Ardoino bahkan menyebut Bitcoin sebagai jangkar di tengah ketidakstabilan tatanan global saat ini.

Semua bermula ketika Dennis Porter, CEO Satoshi Action Fund, organisasi non-profit yang fokus pada kebijakan Bitcoin di Washington, menyebut akan ada berita politik besar yang akan “mengubah arah politik Bitcoin”. Ia menggambarkannya sebagai “momen yang menentukan” dan mengaku menerima berbagai panggilan penting terkait isu tersebut.

“Berita besar tentang politik Bitcoin akan datang Selasa. Ini akan membentuk masa depan,” tulis Porter di X, Minggu (21/9).

Tanpa menjelaskan lebih lanjut, Porter hanya memberi petunjuk bahwa kabar tersebut sangat positif untuk Bitcoin. Meski belum ada bocoran resmi, sejumlah pengamat menduga ini terkait dengan lobi politik di Kongres Amerika Serikat atau perubahan arah regulasi yang lebih ramah terhadap kripto.

Influencer kripto seperti Wendy O juga ikut memperkuat hype. Ia menyebut bahwa pengumuman itu bisa memengaruhi sejarah Bitcoin secara menyeluruh.

Namun, tidak semua pihak sepenuhnya percaya. Tokoh Bitcoin kawakan, Fred Krueger, justru menyindir bahwa hype ini bisa saja hanya bentuk engagement farming atau pencarian interaksi di media sosial.

Meski begitu, ia tetap mengakui bahwa waktu pengumuman tersebut sangat krusial, mengingat perdebatan soal penambangan Bitcoin dan regulasi masih berlangsung panas di Amerika Serikat.

Hingga artikel ini ditulis, harga Bitcoin berada di kisaran USD 114.473 atau sekitar Rp 1,9 miliar, turun tipis 0,31% dalam 24 jam terakhir.

Pasar cenderung menahan napas, menunggu realisasi dari berbagai spekulasi ini. Apakah akan benar-benar ada undang-undang baru, pergeseran sikap regulator, atau sekadar dukungan politik simbolis?

Satu hal yang pasti, menurut Ardoino, Bitcoin sudah bukan sekadar eksperimen. Ia telah menjadi bagian dari sistem keuangan global yang tak bisa diabaikan.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore