
Ilustrasi bitcoin yang sedang "tertidur" karena tidak ada pergerakan market yang signifikan. (Dhimas Ginanjar/Dall-E/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pelaku perdagangan aset kripto dalam negeri menyatakan pergerakan harga Bitcoin (BTC) yang mampu menembus angka USD 117.000 menunjukkan arah jangka panjang BTC tetap positif. Vice President Indodax Antony Kusuma menyebutkan, pada 19 September 2025 pagi, Bitcoin diperdagangkan pada level USD 117.182 setelah Federal Reserve Amerika Serikat memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin.
Tantangan terdekat adalah mengubah level USD 117.000 menjadi support baru yang kuat, lanjut dia dalam keterangannya, dikutip dari Antara, Minggu (21/9). Jika berhasil, pasar menilai potensi Bitcoin untuk menembus USD 120.000 semakin terbuka lebar.
"Level psikologis USD 120.000 akan menjadi tonggak penting. Jika berhasil dilewati, bukan hanya kepercayaan investor yang semakin tinggi, tetapi juga potensi masuknya likuiditas baru dari institusi akan semakin besar," katanya.
Meski demikian, Antony menilai bahwa arah jangka panjang Bitcoin tetap positif, khususnya di tengah perubahan kebijakan moneter global. "Kita harus melihat gambaran besar. Penurunan suku bunga menandakan likuiditas kembali mengalir. Dalam sejarah, situasi ini selalu menjadi katalis bagi pertumbuhan aset digital," ujarnya.
Arus masuk ke ETF Bitcoin sepanjang pekan ini mencatat tren positif, meskipun sempat melambat saat keputusan FOMC belum diumumkan. Data ini memperkuat pandangan bahwa investor besar tidak terpengaruh gejolak jangka pendek.
Menurut dia, minat pengguna lokal tetap tinggi, terbukti dengan jumlah investor Indodax yang sampai saat ini terus tumbuh hingga 9 juta lebih. Bahkan, sepanjang tahun ini sudah menambah hampir 2 juta member baru.
Meskipun sebagian investor ritel masih menunggu konfirmasi tren, aktivitas transaksi di platform tetap stabil. "Hal ini mencerminkan adanya kepercayaan yang konsisten terhadap aset digital di Indonesia," katanya.
Menurut Antony, kebijakan moneter global akan tetap menjadi faktor utama penentu arah Bitcoin dalam beberapa bulan ke depan. Pasar akan terus memantau langkah The Fed berikutnya. Jika siklus pemangkasan suku bunga berlanjut, maka ruang pertumbuhan Bitcoin semakin terbuka.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
