Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 September 2025 | 16.58 WIB

Bitcoin Hari Ini Jadi Pilihan Kiyosaki, Setelah Obligasi Eropa dan Amerika Ambles

Ilustrasi Robert Kiyosaki. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi Robert Kiyosaki. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)

JawaPos.com – Penulis buku legendaris Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki, kembali membuat pernyataan pedas soal kondisi ekonomi global. Ia menyebut Eropa “sudah tamat” dan memperingatkan masyarakat dunia untuk tidak bergantung pada obligasi maupun mata uang fiat. Di tengah krisis ini, Kiyosaki menyarankan publik menyelamatkan diri dengan cara sederhana: membeli emas, perak, dan Bitcoin.

Dalam unggahan terbarunya di platform X, Kiyosaki menuliskan, “Europe is toast.” Pernyataan itu disertai peringatan keras bahwa pasar obligasi dunia sedang runtuh. Obligasi pemerintah Amerika Serikat turun 13 persen sejak 2020, sementara obligasi Eropa anjlok 24 persen, dan obligasi Inggris bahkan terjun hingga 32 persen.

Semua ini, menurut dia, mencerminkan satu hal: krisis kepercayaan terhadap kemampuan negara membayar utangnya.

“Ini semua gila,” tulis Kiyosaki. “Itulah alasan saya terus menyarankan kalian untuk menyelamatkan diri… dan simpan emas, perak, serta Bitcoin.”

Harga Bitcoin sendiri pada Senin (8/9) tercatat stabil di kisaran USD 111.092 atau sekitar Rp 1,83 miliar (dengan kurs Rp 16.450 per USD). Bitcoin kini semakin sering dilihat sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan krisis finansial global, terutama oleh investor yang khawatir dengan sistem keuangan tradisional.

Kiyosaki juga mengomentari situasi geopolitik yang makin panas. Ia menyebut adanya potensi konflik sosial di Eropa, terutama Jerman, yang ia klaim bisa menuju perang saudara. Ia juga menyinggung soal Tiongkok dan Jepang yang kini mulai melepas kepemilikan surat utang Amerika Serikat, lalu beralih membeli emas dan perak dalam jumlah besar.

Menurutnya, perang-perang mahal, kebijakan ekonomi yang ngawur, dan utang negara yang menumpuk akan menyeret sistem finansial dunia ke jurang krisis. “Jika kalian hanya bergantung pada obligasi dan mata uang fiat, kalian sedang bermain dengan api,” ujarnya.

Kiyosaki bukan sosok baru dalam dunia Bitcoin. Ia sudah lama mengkritik dolar Amerika dan menyebutnya sebagai “mata uang utang.” Dalam berbagai wawancara dan media sosialnya, ia berulang kali menegaskan bahwa Bitcoin adalah pelindung dari kebangkrutan sistem keuangan global.

Pada akhir Agustus lalu, Kiyosaki sempat membagikan pelajaran soal “talking your book”, istilah dalam dunia keuangan yang menggambarkan seseorang yang hanya menjual produk tanpa benar-benar mengedukasi.

Ia membandingkan pendekatannya, menggunakan game Cashflow sebagai alat belajar dengan pelaku edukasi finansial lain yang hanya fokus pada penjualan semata. “Edukasi harus didahulukan dari profit,” tegasnya.

Kiyosaki pun menutup pernyataannya dengan kalimat yang menggambarkan keyakinan jangka panjangnya:

“Saya beli emas, perak, dan Bitcoin. Saya jarang sekali menjualnya.”

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore