Pendiri Alibaba Jack Ma yang dikaitkan dengan Yunfeng Financial. (Istimewa)
JawaPos.com – Adopsi Ethereum (ETH) terus menunjukkan tren positif. Kali ini, giliran Yunfeng Financial Group, perusahaan publik asal Hong Kong yang dikaitkan dengan Jack Ma, mengumumkan pembelian 10.000 ETH senilai sekitar USD 44 juta atau setara Rp 717 miliar (kurs Rp 16.300).
Langkah investasi tersebut diumumkan pada Rabu (3/9), dengan dana yang digunakan berasal dari kas internal perusahaan. Dalam pernyataan resminya, Yunfeng menjelaskan bahwa pembelian Ethereum ini merupakan bagian dari strategi ekspansi mereka ke sektor Web3, Real World Assets (RWA), dan kecerdasan buatan (AI), sebagaimana sudah direncanakan sejak 14 Juli lalu.
Yunfeng Financial Group adalah perusahaan jasa keuangan yang terdaftar di bursa Hong Kong. Nama Jack Ma, pendiri Alibaba, disebut-sebut sebagai tokoh penting yang memiliki hubungan dengan grup ini, meski peran resminya tidak dijelaskan secara eksplisit dalam pengumuman.
Perusahaan menjelaskan bahwa Ethereum dipilih dibanding aset kripto lain karena potensinya dalam mendukung infrastruktur tokenisasi aset dunia nyata (RWA).
“Langkah ini akan mendukung inovasi teknologi Grup di bidang Web3, dan mewujudkan integrasi menyeluruh antara keuangan dan teknologi untuk para klien. Ini juga akan meningkatkan pengalaman layanan dan kemandirian finansial klien,” tulis Yunfeng.
Yunfeng juga mempertimbangkan penggunaan Ethereum untuk operasional bisnis asuransi mereka. Mereka tengah mengeksplorasi berbagai model penerapan ETH di dunia asuransi serta skenario inovatif berbasis Web3 yang berpotensi diterapkan ke depan.
Aset Ethereum tersebut akan dicatat sebagai bagian dari portofolio investasi perusahaan. Langkah ini sekaligus menjadi strategi diversifikasi aset dan mengurangi ketergantungan pada mata uang fiat tradisional.
Lebih lanjut, perusahaan berencana memanfaatkan ETH dalam skema keuangan terdesentralisasi (DeFi), termasuk sebagai agunan pinjaman atau sumber likuiditas dalam produk-produk berbasis blockchain.
Tak hanya Yunfeng, adopsi besar terhadap Ethereum juga datang dari perusahaan bernama Ether Machine. Perusahaan yang terbentuk dari penggabungan Ether Reserve dan Dynamix Corporation ini telah berhasil mengumpulkan ETH senilai USD 654 juta dalam putaran pendanaan tertutup. Ether Machine direncanakan akan melantai di bursa Nasdaq pada akhir tahun ini dengan membawa hampir 500.000 ETH senilai sekitar Rp 35 triliun.
Sementara itu, Ethereum terus memperkecil jarak kapitalisasi pasar dengan Bitcoin (BTC). Meski BTC masih memimpin dengan kapitalisasi di atas USD 1 triliun, ETF berbasis Ethereum mulai menunjukkan performa lebih unggul dari ETF BTC di sejumlah wilayah.
CEO VanEck, Jan van Eck, bahkan menyebut Ethereum sebagai “Wall Street Token” karena fleksibilitas dan relevansi teknologinya di dunia keuangan modern. Saat ini, ETH diperdagangkan di harga USD 4.299 atau setara Rp 70,1 juta, turun 1,4% dalam 24 jam terakhir.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
