Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Mei 2025 | 22.44 WIB

Bitcoin Hari Ini: Kyrgyzstan Siap Tambah BTC dan BNB ke Cadangan Negara

Kirgistan berencana menambah bitcoin dan BNB. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com) - Image

Kirgistan berencana menambah bitcoin dan BNB. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)

JawaPos.com – Kyrgyzstan berpotensi menjadi negara pertama di dunia yang menyimpan Bitcoin dan BNB dalam cadangan nasionalnya. Usulan ini datang langsung dari pendiri Binance, Changpeng Zhao alias CZ, usai bertemu Presiden Kyrgyzstan Sadyr Japarov selama dua hari di Danau Issyk-Kul.

Dalam unggahan di platform X, Minggu (5/5), CZ mengungkapkan bahwa dirinya secara aktif memberikan saran kepada pemerintah Kyrgyzstan untuk menjadikan BTC dan BNB sebagai dua kripto utama dalam pembentukan cadangan nasional kripto mereka.

“Di antara banyak hal lain, saya juga memberikan saran agar BNB dan BTC dijadikan dua kripto awal untuk cadangan nasional kripto,” tulis CZ, dikutip dari Bitcoin.com, Rabu (7/5).

Pertemuan intensif tersebut merupakan bagian dari inisiatif bersama yang dimulai sejak Sabtu (4/5), ketika CZ mengumumkan kemitraan baru Binance dengan Kyrgyzstan dalam mempromosikan edukasi blockchain dan pembayaran kripto.

“Merasa terhormat diundang oleh Presiden Japarov untuk bergabung dalam Dewan Kripto Nasional. Saya belajar banyak tentang budaya unik Kyrgyzstan. Tempat yang luar biasa. Mari kita kembangkan industri ini bersama-sama,” tambah CZ.

Presiden Japarov pun menyambut hangat kolaborasi ini. Dalam pernyataannya di X, dia menulis: Selama dua hari penuh di tepi Danau Issyk-Kul yang memesona, kami berdiskusi langsung dengan salah satu tokoh paling berpengaruh di industri kripto pendiri Binance, Changpeng Zhao. Kami menyampaikan potensi Kyrgyzstan dalam membangun ekonomi digital, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan identitas nasional kami.

Langkah Kyrgyzstan ini menandai arah baru dalam pendekatan negara berkembang terhadap adopsi aset digital. CZ sendiri, dalam pernyataan sebelumnya akhir April, menyebut bahwa timnya saat ini tengah memberi masukan kepada sejumlah negara, kecuali negara-negara di Eropa, tentang bagaimana membangun cadangan kripto nasional seperti yang dilakukan Amerika Serikat.

“Eropa tidak masuk dalam diskusi, tidak ada di peta,” ujar CZ, mengisyaratkan fokus strategis Binance di pasar negara berkembang.

Walaupun sejumlah regulator masih menyuarakan kekhawatiran terhadap volatilitas kripto, sejumlah negara melihat peluang besar dari adopsi teknologi ini. Dukungan terhadap DeFi (keuangan terdesentralisasi) dianggap dapat mempercepat modernisasi ekonomi dan daya saing digital negara-negara kecil seperti Kyrgyzstan.

Jika usulan ini terealisasi, Kyrgyzstan bukan hanya memperluas portofolio cadangan nasionalnya ke aset digital, tetapi juga menempatkan diri sebagai pelopor dalam strategi keuangan digital global.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore