CEO dan Founder PT Tiga Inti Utama (TRIV) Gabriel Rey saat memaparkan materi dalam talkshow di Jakarta, Selasa (29/4)/(Foto: Dimas Choirul/JawaPos.com).
pembayaran global
JawaPos.com – CEO dan Founder PT Tiga Inti Utama (TRIV), perusahaan jual beli Bitcoin dan Ethereum, Gabriel Rey menyoroti peluang besar bagi pelaku usaha untuk memanfaatkan aset kripto dalam pengelolaan keuangan perusahaan.
Rey menjelaskan bahwa sejak 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah memberikan lampu hijau bagi perusahaan untuk mencantumkan kripto dalam neraca keuangan mereka.
Rey menekankan bahwa kepemilikan aset kripto tidak hanya berpotensi memberikan capital gain, tetapi juga dapat menjadi strategi perencanaan pajak.
"Misalnya bapak-ibu punya perusahaan yang punya laba Rp10 miliar misalnya. Rp5 miliar ini bisa bapak-ibu belikan dalam bentuk aset digital untuk mengurangi pajak yang dibayar. Dan itu salah satu benefit pajak yang bisa didapat dari exchange local yang sudah diregulasi," ujarnya dalam sebuah talkshow di Jakarta, Selasa (29/4).
Dibandingkan dengan metode pengurangan laba konvensional seperti iklan atau pembelian properti, kripto menawarkan likuiditas tinggi. "Ketika perusahaan bapak ibu mengurangi laba untuk perencanaan pacar, dan itu dimasukkan ke dalam aset crypto, it's very liquid," tambah Rey.
Di samping itu, tren signifikan lainnya adalah adopsi stablecoin seperti USDT (Tether) oleh pelaku ekspor-impor. Rey mengungkapkan, sejumlah importir mobil mewah di Indonesia kini beralih ke USDT untuk pembayaran supplier luar negeri.
"Jadi kalau bapak-ibu tahu di Indonesia, gateway masuk mobil supercar ke Indonesia itu cuma melalui 4 PT yang punya izin dari Bea Cukai. Dan 4 PT ini sekarang majoritas bapak-ibu, surprisingly, ketika mereka melakukan pembayaran supplier, they don't use them anymore. Kebanyakan mereka itu pakai USDT," terangnya.
Dibandingkan transfer bank yang memakan waktu 2-3 hari, transaksi USDT hanya membutuhkan biaya sekitar USD1 dengan penyelesaian real-time. "Jadi banyak orang-orang yang menggunakan crypto ataupun stablecoin itu sebagai alat baik untuk pembayaran ataupun untuk melakukan remittance di luar. Kenapa? Satu, it's very very cheap," tegas Rey.
Rey optimistis regulasi yang semakin jelas akan mendorong lebih banyak perusahaan mengadopsi kripto, baik untuk efisiensi bisnis maupun optimalisasi pajak. "Nah ini yang mungkin kita (TRIV) bisa support ke depannya, dan kita bisa tumbuh bersama. tutupnya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
