Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Maret 2025 | 01.55 WIB

Inflow Dana Kripto Melonjak Lagi, Bitcoin Mendominasi, Ethereum Catat Penarikan Besar-Besaran

Ilustrasi Bitcoin. (Ajaib) - Image

Ilustrasi Bitcoin. (Ajaib)

JawaPos.com – Dana investasi ke aset kripto kembali mencatatkan tren positif pekan lalu setelah lima pekan berturut-turut mengalami penarikan dana.

Dikutip dari laporan mingguan CoinShares, Selasa (25/3), dana masuk ke produk investasi kripto mencapai USD 644 juta atau sekitar Rp 10,4 triliun sepanjang pekan lalu, menjadi sinyal pembalikan sentimen investor terhadap pasar kripto global.

CoinShares adalah perusahaan investasi digital yang berfokus pada produk yang diperdagangkan di bursa (ETP) mata uang kripto. CoinShares merupakan perusahaan tertua dan terbesar di Eropa dalam industri ini. 

Dalam laporannya, bitcoin menjadi bintang utama dengan menyerap USD 724 juta (Rp 11,7 triliun) dalam seminggu terakhir. Ini mengakhiri periode suram lima pekan sebelumnya, ketika total dana keluar dari produk Bitcoin mencapai USD 5,4 miliar.

“Total aset yang dikelola (AUM) meningkat 6,3 persen dari titik terendahnya pada 10 Maret,” ujar James Butterfill, Kepala Riset CoinShares.

Ia juga mencatat bahwa dana masuk tercatat setiap hari dalam sepekan, setelah sebelumnya mengalami 17 hari berturut-turut dana keluar.

Produk short Bitcoin—yang biasanya digunakan untuk bertaruh pada penurunan harga BTC—malah mengalami penarikan sebesar USD 7,1 juta, menunjukkan menurunnya ekspektasi bearish dari para investor.

Namun, tak semua altcoin bernasib baik. Ethereum justru mengalami penarikan dana terbesar, yaitu USD 86 juta (Rp 1,39 triliun) dalam seminggu.

Aset lain seperti Sui dan Polkadot masing-masing mencatatkan outflow USD 1,3 juta, sementara Tron dan Algorand kehilangan USD 0,95 juta dan USD 0,82 juta.

Di sisi lain, Solana menjadi altcoin dengan performa terbaik dalam hal minat investor dengan dana masuk sebesar USD 6,4 juta. Diikuti Polygon dan Chainlink yang masing-masing mencatat inflow USD 0,4 juta dan USD 0,2 juta.

Secara regional, Amerika Serikat menjadi penyumbang dana masuk terbesar dengan total USD 632 juta, disusul oleh Swiss, Jerman, dan Hong Kong dengan kontribusi positif meski lebih kecil.

Meskipun sebagian besar dana masuk terjadi pekan lalu, performa pasar kripto pada awal pekan ini juga menunjukkan tren positif. Pada Senin pagi (24/3), Bitcoin tercatat naik hampir 5 persen dan kembali menembus level USD 87.000 atau sekitar Rp 1,4 miliar.

Saat artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di angka USD 87.517 atau sekitar Rp 1,41 miliar, naik sekitar 5,1 persen dalam sepekan terakhir. Meski demikian, BTC masih turun sekitar 19,8 persen dari rekor tertingginya di bulan Januari lalu yang mencapai USD 109.000 (sekitar Rp 1,77 miliar).

Menariknya, Ethereum juga mulai menunjukkan pemulihan meski sebelumnya sempat terkonsolidasi dalam tren menurun.

Dalam 24 jam terakhir, ETH naik 3,3 persen, dan dalam sepekan terakhir, melonjak hampir 10 persen, dengan harga saat ini mencapai USD 2.083 atau sekitar Rp 33,7 juta.

Tren ini mengindikasikan adanya pergeseran sentimen yang kembali optimistis, terutama terhadap aset digital unggulan seperti Bitcoin, meski altcoin seperti Ethereum masih menghadapi tekanan dari investor institusional.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore