
Ilustrasi Bitcoin. (Ajaib)
JawaPos.com – Dana investasi ke aset kripto kembali mencatatkan tren positif pekan lalu setelah lima pekan berturut-turut mengalami penarikan dana.
Dikutip dari laporan mingguan CoinShares, Selasa (25/3), dana masuk ke produk investasi kripto mencapai USD 644 juta atau sekitar Rp 10,4 triliun sepanjang pekan lalu, menjadi sinyal pembalikan sentimen investor terhadap pasar kripto global.
Dalam laporannya, bitcoin menjadi bintang utama dengan menyerap USD 724 juta (Rp 11,7 triliun) dalam seminggu terakhir. Ini mengakhiri periode suram lima pekan sebelumnya, ketika total dana keluar dari produk Bitcoin mencapai USD 5,4 miliar.
“Total aset yang dikelola (AUM) meningkat 6,3 persen dari titik terendahnya pada 10 Maret,” ujar James Butterfill, Kepala Riset CoinShares.
Ia juga mencatat bahwa dana masuk tercatat setiap hari dalam sepekan, setelah sebelumnya mengalami 17 hari berturut-turut dana keluar.
Produk short Bitcoin—yang biasanya digunakan untuk bertaruh pada penurunan harga BTC—malah mengalami penarikan sebesar USD 7,1 juta, menunjukkan menurunnya ekspektasi bearish dari para investor.
Namun, tak semua altcoin bernasib baik. Ethereum justru mengalami penarikan dana terbesar, yaitu USD 86 juta (Rp 1,39 triliun) dalam seminggu.
Aset lain seperti Sui dan Polkadot masing-masing mencatatkan outflow USD 1,3 juta, sementara Tron dan Algorand kehilangan USD 0,95 juta dan USD 0,82 juta.
Di sisi lain, Solana menjadi altcoin dengan performa terbaik dalam hal minat investor dengan dana masuk sebesar USD 6,4 juta. Diikuti Polygon dan Chainlink yang masing-masing mencatat inflow USD 0,4 juta dan USD 0,2 juta.
Secara regional, Amerika Serikat menjadi penyumbang dana masuk terbesar dengan total USD 632 juta, disusul oleh Swiss, Jerman, dan Hong Kong dengan kontribusi positif meski lebih kecil.
Meskipun sebagian besar dana masuk terjadi pekan lalu, performa pasar kripto pada awal pekan ini juga menunjukkan tren positif. Pada Senin pagi (24/3), Bitcoin tercatat naik hampir 5 persen dan kembali menembus level USD 87.000 atau sekitar Rp 1,4 miliar.
Saat artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di angka USD 87.517 atau sekitar Rp 1,41 miliar, naik sekitar 5,1 persen dalam sepekan terakhir. Meski demikian, BTC masih turun sekitar 19,8 persen dari rekor tertingginya di bulan Januari lalu yang mencapai USD 109.000 (sekitar Rp 1,77 miliar).
Menariknya, Ethereum juga mulai menunjukkan pemulihan meski sebelumnya sempat terkonsolidasi dalam tren menurun.
Dalam 24 jam terakhir, ETH naik 3,3 persen, dan dalam sepekan terakhir, melonjak hampir 10 persen, dengan harga saat ini mencapai USD 2.083 atau sekitar Rp 33,7 juta.
Tren ini mengindikasikan adanya pergeseran sentimen yang kembali optimistis, terutama terhadap aset digital unggulan seperti Bitcoin, meski altcoin seperti Ethereum masih menghadapi tekanan dari investor institusional.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
