Ilustrasi whale ethereum (pemegang Ethereum dalam jumlah besar). (Dhimas Ginanjar/AI)
JawaPos.com – Pasar kripto tampaknya kembali bergairah setelah akumulasi besar-besaran Ethereum (ETH) oleh investor whale.
Berdasarkan laporan analis kripto Ali Martinez, lebih dari USD 815 juta (setara Rp 13,2 triliun dengan kurs Rp 16.200 per USD) Ethereum telah diborong oleh whale dalam beberapa waktu terakhir.
Akumulasi ini memperkuat spekulasi bahwa pasar kripto sedang menuju tren bullish baru, dengan Bitcoin (BTC) juga berpotensi mengalami lonjakan harga.
Melalui platform X, Martinez menyoroti data dari indikator In/Out of the Money Around Price (IOMAP), yang menunjukkan ETH saat ini berada dalam rentang harga penting antara level support dan resistance utama.
Tak hanya Ethereum, Bitcoin juga diprediksi akan mengalami pergerakan signifikan. Berdasarkan pola ascending triangle, Martinez memperkirakan bahwa Bitcoin berpotensi menembus resistensi horizontalnya dan melanjutkan tren kenaikan. Jika ini terjadi, harga BTC bisa naik menuju USD 90.000 (setara Rp 1,4 miliar).
Sentimen positif juga datang dari pendiri BitMEX, Arthur Hayes, yang menilai bahwa sebelum Bitcoin benar-benar melesat, pasar tradisional kemungkinan akan mengalami penurunan terlebih dahulu.
Namun, reaksi pasar sempat mengecewakan setelah Gedung Putih mengumumkan bahwa dana pajak tidak akan digunakan untuk membeli Bitcoin. Sebagai gantinya, Presiden Donald Trump memerintahkan agar BTC yang diperoleh dari penyitaan aset dan cara lain dimasukkan ke dalam Strategic Bitcoin Reserve.
Banyak pihak awalnya berharap pemerintah AS akan melakukan pembelian langsung untuk mendorong harga, tetapi kenyataan tidak sesuai ekspektasi, menyebabkan respons pasar yang datar.
Selain Bitcoin dan Ethereum, beberapa altcoin mulai menarik perhatian seiring tren bullish ini:
BTC Bull Token (BTCBULL) dirancang untuk memberikan hadiah Bitcoin kepada pemegangnya. Token ini menawarkan insentif berupa airdrop BTC dan staking dengan imbal hasil tahunan (APY) 115 persen. Dengan harga saat ini USD 0,002415 (sekitar Rp 39), BTCBULL sudah mengalami kenaikan 2,77 persen sejak presale diluncurkan pada Februari.
Best Wallet Token (BEST) merupakan token resmi dari Best Wallet, yang memberikan berbagai keuntungan bagi pemegangnya, termasuk akses ke presale token lain dan sistem cashback hingga 8 persen melalui Best Card yang segera diluncurkan. Saat ini, harga BEST berada di USD 0,024375 (sekitar Rp 395), mengalami kenaikan 8,33 persen sejak presale dimulai pada November 2024.
Qubetics (TICS) menarik perhatian investor dengan konsep VPN terdesentralisasi berbasis blockchain, yang meningkatkan keamanan dan privasi pengguna. Token TICS saat ini dijual di harga USD 0,11819679 (sekitar Rp 1.915) dan telah menarik investasi lebih dari USD 15 juta (sekitar Rp 243 miliar).

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
