Ilustrasi Dogecoin. (Dhimas Ginanjar/AI)
JawaPos.com – Dogecoin (DOGE) terus menghadapi tekanan jual setelah kehilangan level support USD 0,17 atau sekitar Rp 2.754 dalam 24 jam terakhir, Minggu (16/3).
Meskipun kondisi pasar masih bearish, analis tetap optimis bahwa DOGE bisa mengalami lonjakan besar jika mampu bertahan dalam pola pergerakan jangka panjangnya.
Dikutip dari Bitcoinist, analis kripto Trader Tardigrade menyoroti bahwa Dogecoin masih bergerak dalam saluran makro (macro channel) yang telah membentuk tren harga sejak pertama kali diperkenalkan.
Jika pola ini terus bertahan tanpa terobosan ke bawah, DOGE berpotensi mengalami lonjakan signifikan seperti yang terjadi pada 2017.
Analisis teknikal dari Trader Tardigrade menunjukkan bahwa DOGE masih berada dalam tren makro bullish meskipun mengalami penurunan sejak Januari 2024. Namun, ada kemungkinan Dogecoin akan mengalami penyimpangan (deviation) dari tren tersebut seperti yang pernah terjadi di masa lalu.
Jika DOGE tetap bertahan dalam tren, ini bisa menjadi sinyal bahwa harga telah mencapai titik terendahnya dan siap untuk rebound.
Namun, jika DOGE menyimpang di bawah garis tren, harga bisa turun lebih dalam sebelum akhirnya kembali ke jalur bullish.
Saat ini, batas bawah tren makro berada di sekitar USD 0,15 atau sekitar Rp 2.430. Ini menjadi area penting yang harus diperhatikan oleh investor, karena jika DOGE bisa bertahan di level ini, peluang kenaikan besar masih terbuka.
Meskipun saat ini DOGE mengalami tekanan, Trader Tardigrade masih optimis bahwa harga bisa naik hingga USD 6 atau sekitar Rp 97.200 jika mengikuti pola historis yang terjadi di 2017.
Agar skenario ini bisa terjadi, Dogecoin harus mempertahankan tren makro dan tidak jatuh di bawah USD 0,15. Menunjukkan pola rebound kuat, seperti yang terjadi pada 2017, dan menarik kembali minat pembeli setelah periode konsolidasi.
Namun, dalam jangka pendek, tekanan jual masih kuat dan ada potensi DOGE turun lebih dalam sebelum menemukan titik stabil. Saat ini, DOGE diperdagangkan di USD 0,1687 atau sekitar Rp 2.734, dengan potensi turun ke USD 0,15 sebelum mengalami pemulihan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
