Ilustrasi ethereum yang terus menunjukkan tren positif. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Ethereum kembali menunjukkan kekuatannya setelah mengikuti reli besar Bitcoin. Aset kripto terbesar kedua di dunia ini kini diperdagangkan di USD 4.523 atau sekitar Rp 75,1 juta per koin, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa di USD 4.956 atau Rp 82,3 juta.
Dikutip dari BeInCrypto, Senin (6/10), Ethereum kini memperlihatkan tanda-tanda optimisme baru di kalangan investor. Meskipun sebagian besar pemegang ETH telah mencatat keuntungan besar, tekanan jual justru belum terlihat. Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa momentum bullish masih bisa berlanjut.
Saat ini, sekitar 97 persen alamat dompet Ethereum berada dalam posisi untung. Dalam siklus sebelumnya, ketika angka ini melewati 95 persen, pasar biasanya mendekati puncak karena investor mulai merealisasikan keuntungan.
Namun, kali ini situasinya berbeda. Meski masuk ke zona “profit saturation”, Ethereum tetap mampu mempertahankan tren naiknya. “Hal ini menunjukkan adanya pergeseran perilaku investor. Banyak yang memilih bertahan alih-alih menjual,” tulis BeInCrypto.
Optimisme ini didukung sentimen positif di seluruh pasar kripto, termasuk arus modal baru yang masuk melalui ETF dan stablecoin yang memperkuat likuiditas.
Dari sisi teknikal, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) baru saja mencatat bullish crossover, menandakan momentum kenaikan yang semakin kuat. Histogram MACD juga terus melebar positif, menegaskan bahwa tekanan beli masih mendominasi.
Jika tren ini berlanjut, Ethereum berpeluang menarik minat tambahan dari investor ritel dan institusional, yang dapat mempercepat kenaikannya menuju rekor baru. Level USD 4.500 atau Rp 74,7 juta kini menjadi titik support penting yang harus dijaga agar pasar tetap percaya diri.
Target jangka pendek berikutnya adalah menembus resistance USD 4.775 atau Rp 79,3 juta. Jika berhasil, Ethereum berpotensi menguji rekor tertinggi sebelumnya di USD 4.956 (Rp 82,3 juta). Melewati batas itu bisa membuka jalan menuju level psikologis baru USD 5.000 atau sekitar Rp 83 juta.
Namun, analis memperingatkan bahwa aksi ambil untung masih mungkin terjadi setelah reli panjang. Jika harga turun di bawah USD 4.500, koreksi ke USD 4.222 atau sekitar Rp 70,1 juta bisa terjadi, yang akan menandakan pelemahan jangka pendek.
Dengan dukungan teknikal yang kuat dan perilaku investor yang lebih matang, Ethereum kini berada di jalur positif menuju pencapaian historis. Selama tekanan jual tetap rendah dan level USD 4.500 bertahan, peluang Ethereum untuk menembus rekor tertinggi baru tetap terbuka lebar.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
