Ilustrasi doge coin. (Binance)
JawaPos.com – Pasar kripto masih berfluktuasi, tetapi meme coin berbasis Solana justru mencuri perhatian dengan lonjakan harga signifikan.
Popcat (POPCAT), Pudgy Penguins’ PENGU, dan Peanut the Squirrel (PNUT) mengalami kenaikan harga setelah resmi listing di Robinhood, salah satu platform trading kripto terbesar. Sementara itu, Dogecoin (DOGE) justru stagnan dan tidak menunjukkan pergerakan berarti.
Dilansir dari Decrypt, DOGE—yang masih bertahan di 10 besar aset kripto berdasarkan kapitalisasi pasar—hanya turun tipis 0,4% dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan di kisaran USD 0,165 atau sekitar Rp 2.673.
Sebaliknya, Popcat (POPCAT) meroket lebih dari 20% ke USD 0,186 atau sekitar Rp 3.013, sementara PENGU dan PNUT masing-masing naik 5,9% dan 5,8% setelah mendapatkan akses di Robinhood.
Lonjakan harga ini menandai pemulihan kecil bagi pasar meme coin, yang telah mengalami penurunan tajam selama sebulan terakhir. Menurut data CoinGecko, sektor meme coin secara keseluruhan masih melemah 0,2% dalam 24 jam terakhir, dengan total kapitalisasi pasar kini di bawah USD 50 miliar atau sekitar Rp 810 triliun.
Sebagai perbandingan, pada puncaknya di akhir 2024, token bertema anjing seperti DOGE dan Shiba Inu (SHIB) pernah mencapai kapitalisasi pasar gabungan hampir USD 105 miliar atau sekitar Rp 1.701 triliun. Namun, kejatuhan harga yang terjadi belakangan ini membuat banyak investor mulai mempertanyakan masa depan meme coin.
Beberapa tokoh pasar bahkan menyebut era Pump.fun telah berakhir, merujuk pada platform peluncuran token Solana yang telah menghasilkan lebih dari 8 juta token sejak diluncurkan.
Pump.fun sebelumnya menjadi rumah bagi banyak token meme populer, termasuk PNUT dan Fartcoin (FARTCOIN), tetapi statistik penggunaannya menurun drastis dalam beberapa pekan terakhir seiring dengan sentimen pasar yang melemah.
Meski banyak yang pesimis, beberapa analis masih yakin bahwa meme coin tidak akan hilang begitu saja. Renneck Palley, pendiri hedge fund Stratos, mengatakan kepada Decrypt bahwa meme coin tetap memiliki daya tarik tersendiri.
“Meme coin akan selalu ada,” ujarnya. “Meski volatilitasnya tinggi, token ini tetap memiliki basis komunitas yang kuat dan sering kali berperan dalam tren budaya pop.”
Seperti yang terjadi sebelumnya, meme coin memang bisa meroket lebih cepat dibandingkan aset kripto lainnya, tetapi juga lebih rentan terhadap aksi jual besar-besaran, terutama jika pemegang dalam jumlah besar (whale) mulai melepas kepemilikannya.
Dengan Robinhood terus menambahkan lebih banyak token meme ke platformnya, akankah ini menjadi awal dari kebangkitan kembali sektor ini? Atau justru hanya reli sementara sebelum kembali melemah? Pasar akan segera memberikan jawabannya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
