Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Maret 2025 | 20.49 WIB

Pergerakan Besar ETH & BTC: Whale Ethereum Jual, Mt. Gox Pindahkan Bitcoin Rp 14,5 Triliun

 

Ilustrasi: Instrumen investasi digital Bitcoin. (NewsBTC).

JawaPos.com – Dua pergerakan besar dari investor kripto lama mengguncang pasar, meningkatkan volatilitas di tengah tekanan ekonomi global. Seorang whale Ethereum yang telah menyimpan ETH sejak Initial Coin Offering (ICO) mulai menjual kepemilikannya, sementara bursa Mt. Gox yang telah lama bangkrut kembali menggerakkan Bitcoin dalam jumlah besar.

Menurut laporan CoinDesk, whale Ethereum mengirim 7.000 ETH senilai USD 13,8 juta (Rp 223 miliar) ke bursa Kraken pada Senin, di saat harga ETH sedang anjlok. ETH sempat turun ke USD 1.760 (Rp 28,5 juta), level terendah sejak Oktober 2023, sebelum naik kembali ke USD 1.900 (Rp 30,7 juta).

Di sisi lain, Cointelegraph melaporkan bahwa Mt. Gox kembali memindahkan Bitcoin dalam jumlah besar, dengan total hampir 12.000 BTC senilai USD 900 juta (Rp 14,5 triliun). Ini merupakan transfer kedua dalam sepekan, menyusul pergerakan 12.000 BTC senilai USD 1 miliar yang terjadi pada 6 Maret lalu.

Whale Ethereum Jual ETH, Pasar Siap Bergejolak?

Seorang whale Ethereum yang telah memegang asetnya sejak masa ICO kembali membuat pergerakan besar dengan mengirimkan 7.000 ETH ke Kraken, menurut Spot On Chain.

Biasanya, perpindahan kripto dalam jumlah besar ke bursa seperti ini mengindikasikan niat untuk menjual atau digunakan sebagai margin dalam perdagangan derivatif, yang dapat menyebabkan peningkatan volatilitas.

Whale ini masih memegang 30.070 ETH senilai lebih dari USD 50 juta (Rp 810 miliar), sehingga masih ada kemungkinan lebih banyak ETH akan dijual dalam waktu dekat.

Mt. Gox Pindahkan BTC Senilai Rp 14,5 Triliun, Investor Cemas

Bursa Mt. Gox, yang pernah menjadi bursa Bitcoin terbesar antara 2010-2014, kembali menjadi sorotan setelah memindahkan hampir 12.000 BTC dalam dua kali transaksi dalam sepekan terakhir.

Dari jumlah ini, 11.501 BTC senilai USD 905,1 juta (Rp 14,67 triliun) dikirim ke dompet baru, sementara 332 BTC (Rp 426 miliar) masuk ke warm wallet, kemungkinan untuk keperluan pembayaran kreditur Mt. Gox, menurut Lookonchain.

Pergerakan ini terjadi saat harga Bitcoin turun ke USD 76.000 (Rp 1,23 miliar), level terendah dalam empat bulan terakhir. Analis Arthur Hayes, mantan CEO BitMEX, memperingatkan bahwa BTC bisa turun hingga USD 70.000 (Rp 1,12 miliar) sebelum menemukan titik stabil.

Mt. Gox saat ini masih memegang 24.411 BTC senilai USD 1,94 miliar (Rp 31,3 triliun) setelah mulai melepaskan kepemilikannya pada Juni 2024.

Dua pergerakan besar ini meningkatkan kekhawatiran pasar:

  • Jual besar-besaran ETH oleh whale bisa memperburuk tekanan jual, terutama di tengah volatilitas tinggi saat ini.
  • Transfer besar Mt. Gox memicu kekhawatiran akan lebih banyak BTC yang dilepas ke pasar, yang bisa menambah tekanan jual pada Bitcoin.
  • Kombinasi aksi jual ETH dan BTC dapat memperpanjang tren bearish yang saat ini mendominasi pasar kripto.

Investor kini mengawasi data ekonomi AS dan kebijakan Federal Reserve, yang akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah pasar kripto ke depan.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore