
Guru Besar Ilmu Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Biran Affandi.
JawaPos.com - Rusaknya moral generasi muda ditandai dengan maraknya pergaulan bebas di kalangan remaja. Hal itu terungkap dalam sebuah penelitian bahwa angka pergaulan bebas di kalangan remaja semakin mengkhawatirkan.
Akibatnya, angka kehamilan di luar pernikahan begitu tinggi. Sudah barang tentu, trend remaja tak perawan di perkotaan pun makin tinggi.
Dalam diskusi kerja sama antara Bayer dan Asian Pasific Council on Contraception (APCOC) Indonesia, terungkap pentingnya edukasi seks sejak dini karena kondisi ini semakin menimbulkan fenomena gunung es.
“Faktanya perilaku remaja di desa maupun di kota ternyata tak jauh berbeda dalam bergaul. Kehamilan yang tak diinginkan pasti terjadi. Karena itu bicara kontrasepsi adalah bagian dari edukasi seks," tegas Guru Besar Ilmu Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Biran Affandi, Selasa (3/10).
Biran menjelaskan data tahun 2010 terungkap remaja di perkotaan 51 persen sudah berhubungan seksual alias tak perawan lagi. Di pedesaan, sebanyak 41 persen remaja juga sudah berhubungan seksual.
"Itu yang terdata di permukaan. Kalau gitu bisa terjadi kehamilan namun belum menikah. Tentu menimbulkan masalah sosial," kata Biran.
Karena itu apakah penggunaan kondom atau kontrasepsi legal ataupun tidak, untuk mengendalikan kehamilan di luar nikah tentu mau tidak mau harus digunakan.
“Tak bisa dengan cara lain jika para remaja memang sudah terlanjur berhubungan seks. Legal atau tidak, kalau dibutuhkan ya pakai. Kalau sudah melakukan, maka enggak bisa juga jika enggak ngomong kontrasepsi," ujarnya.
Menurut data organisasi kesehatan dunia World Health Organization (WHO), 41 persen dari 208 kehamilan di seluruh dunia adalah kehamilan yang tidak direncanakan.
Sebanyak 11 persen dari angka tersebut merupakan kelahiran oleh perempuan berusia 15–19 tahun. Hal ini menunjukkan dalam setahun terjadi 16 juta kehamilan dari remaja perempuan.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
